logo seputarnusantara.com

Mantan Anggota Parlemen Ngeseks Dengan ABG

30 - Nov - 2011 | 04:53 | kategori:Internasional

Canberra. Seputar Nusantara. Mantan anggota parlemen Australia, Terence Lewis Martin dinyatakan bersalah telah berhubungan seks dengan seorang anak perempuan berumur 12 tahun. Namun yang mengejutkan, hakim pengadilan memutuskan untuk tidak memenjarakan Martin.

Oleh Hakim David Porter seperti diberitakan harian lokal The Mercury dan dilansir News.com.au, Rabu (30/11/2011), Martin hanya dikenai hukuman percobaan 10 bulan. Ini berarti, Martin kini bisa menghirup udara bebas setelah sejak 22 November lalu mendekam di tahanan.

Dalam menjatuhkan vonis tersebut, hakim setuju dengan pendapat para pakar yang mendukung pernyataan Martin tentang obat-obatan untuk penyakit Parkinson yang dideritanya. Martin beralasan bahwa obat-obatan yang diminumnya itu telah menyebabkan dirinya mengalami hiperseksualitas saat kejadian tersebut.

Hakim menyatakan, dirinya menerima opini pakar bahwa jika Martin tidak meminum obat-obatan tersebut, dia tidak akan “terobsesi pada seks” dan berhubungan dengan pelacur-pelacur. Sehingga dia pun tak akan bertemu dengan anak berumur 12 tahun tersebut.

Pekan lalu Martin telah dinyatakan bersalah atas dakwaan berhubungan seks dengan anak di bawah umur. Anak tersebut dipaksa menjadi pelacur oleh ibunya pada September 2009 lalu. Martin bersikeras dirinya tidak bersalah. Pria berumur 54 tahun itu berdalih bahwa dirinya mengira anak tersebut berumur 18 tahun.

Kepada polisi, Martin mengaku dirinya hanya merespons iklan layanan seks dewasa pada September 2009 lalu dan mengira gadis itu telah berumur 18 tahun.

Setelah melihat iklan itu, Martin pun menjadi pelanggan anak 12 tahun itu. Bocah yang dirahasiakan identitasnya itu dipaksa menjadi pelacur oleh ibunya dan pacar ibunya, Gary Devine pada tahun 2009. Keduanya saat ini telah dipenjara atas dakwaan prostitusi anak.

Martin awalnya mendatangi apartemen Devine untuk berhubungan seks dengan anak tersebut. Setelah itu Martin pun menyuruh si anak untuk datang ke rumahnya untuk kembali berhubungan intim. Selama kunjungan itu, Martin dan anak tersebut terlibat dalam aktivitas seks. Pria itu pun memfoto-foto si anak dalam pose-pose syur. Gara-gara kasus inilah, Martin berurusan dengan polisi. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Internasional | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.