Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan, DPRD Sumatera Utara Akan Panggil PLN

Medan. Seputar Nusantara. Selasa (15/5). DPRD Sumut dalam waktu dekat ini akan segera memanggil PT. PLN. Pasalnya akhir-akhir ini sering terjadi pemadaman listrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu yang sudah sangat meresahkan masyarakat. ” Kami akan segera memanggil PT PLN guna mempertanyakan masalah ini. Di satu sisi masyarakat terus dibebankan dengan berbagai kebijakan oleh PLN, namun di sisi lain, terus dirugikan akibat kebijakan tersebut,” kata Anggota Komisi D DPRD Sumut Marahalim Harahap.
Menurut politisi dari Fraksi Demokrat ini, dari penuturan yang dikemukakan oleh pihak PLN dalam dengar pendapat dengan komisi D beberapa waktu lalu, untuk saat ini pihak PT PLN tidak mengalami kekurangan daya dalam melayani kebutuhan listrik kepada masyarakat. Namun dalam kenyataannya hampir semua wilayah di kota Medan terutama di sekitar berbagai perumahan elite di sekitar Bandara Polonia setiap harinya terjadi pemadaman listrik.
Padahal, kata Marahalim, di sekitar Bandara Polonia seharusnya tidak boleh terjadi pemadaman listrik karena sangat berdampak buruk penerbangan di kawasan itu. Jadi di sekitar bandara saja sering terjadi pemadaman, konon lagi di tempat lain. ” Untuk itu kami akan segera meminta klarifikasi dari pihak PT PLN, mengapa pemadaman ini sering terjadi,” kata Marahalim.
Seperti diketahui listrik di kawasan Bandara Polonia, Selasa (15/5) padam sejak pukul 09.00 WIB. Pukul 17.00 WIB hidup, lalu mati lagi dan baru hidup kembali pukul 20.30 WIB. Kondisi seperti ini akhir-akhir ini sering terjadi di Kota Medan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Dalam kasus ini, kata Marahalim, karena listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat dan dikelola negara, masyarakat sebenarnya dapat saja melakukan gugatan class action. Di satu sisi, bila masyarakat terlambat membayar rekening listrik, dengan arogannya pihak P2TL dari PLN langsung memberikan denda dan bahkan mengancam akan melakukan pemutusan, tetapi kalau pihak PLN yang melakukan pemadaman secara tiba-tiba, pihak PLN tidak dikenakan sanksi apa pun.
Anehnya ada wacana PLN ingin menjual listrik hingga ke luar negeri seperti Malaysia. Tapi jangankan menjual listrik ke luar, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja tak mampu.
Melihat begitu urgennya permasalahan listrik ini, apalagi pihaknnya telah banyak mendapat laporan dari masyarakat bahwa diduga telah banyak terjadi penyimpangan penggunaan anggaran di PLN sehingga mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat menjadi tidak maksimal, DPRD Sumut akan segera melakukan investigasi. ” Sebagai tahap awal kami akan segera memanggil pihak PLN guna mempertanyakan masalah ini,” ucap Marahalim Harahap.
Pada kesempatan terpisah, anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba sangat menyayangkan sikap PT PLN yang melakukan pemadaman listrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. ” Kalau PLN ingin melakukan pemadaman listrik harus masyarakat diberi tahu agar bisa mempersiapkan diri terlebih dahulu,” ujarnya.
Parlindungan juga mengakui banyak permasalahan yang sedang dihadapi PLN saat ini seperti, masalah gas dan sebagainya. “Karena itu PLN harus memberitahukan permasalahan yang sedang dihadapi agar masyarakat tahu persoalan apa yang sedang dihadapi,” ujarnya.
Berkaitan itu, Parlindungan Purba akan mempertanyakan hal ini pada PLN. “Besok saya akan pertanyakan hal ini kepada PLN,” ucapnya. (Barita Sinaga)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Nasional
- Suap Bupati Mandailing Natal, KPK Geledah Kantor
- Disetor Uang Bensin oleh Bos Kuali, Oknum Brimob & TNI Bisa Dipidana
- Pasca Bentrok, Pelayanan 2 Polsek di Musirawas- Sumatera Selatan Segera Diaktifkan
- Tim Jaksa Penuntut Umum KPK : PT. Indoguna Janjikan Rp 40 Miliar Untuk Luthfi Hasan Ishaaq (Mantan Presiden PKS)
- Jaksa Agung Basrief Arief : Pengadilan Dipenuhi Dengan Mafia Hukum
- KPK Kembali Periksa Agus Martowardojo
- Tilang Bule, Polisi Bali Minta “Uang Damai”
- Bawaslu Protes KPU, Perubahan Tahapan Pemilu
- Kunjungi Yogyakarta, Menteri Pertahanan Malaysia Ziarah ke Makam Sultan Agung
- Fenomena Mengejutkan, Sarjana Hingga Profesor Jadi Stres Karena Tekanan Hidup di Jakarta
- Irjen Kementerian Agama RI : Penyaluran Dana BOS Belum Tepat Sasaran
- Kartu Jakarta Pintar (KJP) Tahun 2013 Akan Diluncurkan Pada Akhir Maret
- Partai Hanura Pimpinan Jenderal (Purn). Wiranto Buka Deal Politik Dengan Bos MNC Grup Hary Tanoesoedibjo
- Guru Tendang Murid di Depok, KPAI : Atas Nama Apapun Kekerasan Tidak Dibenarkan
- Awas Macet! Ribuan Buruh Dari Berbagai daerah dan Elemen Demo Hari Ini
- KPK Sita Uang Rp 1 M dari Kasus Impor Daging Terkait Anggota DPR Berinisial “LHI”
- 45.954 Orang Masih Mengungsi Akibat Banjir Besar di Jakarta
- Rekrut Bakal Caleg, NasDem Janjikan Modal Kampanye Rp 10 Miliar
- Ketua Dewan Pembina ICW : Masyarakat Indonesia Jenuh Pemilu
- Januari- Februari Diperkirakan Puncak Musim Hujan di Daerah Jabodetabek


