Pukul Penarik Becak, Ya Ampun…Oknum Polresta Medan Letuskan Senpi

Medan. Seputar Nusantara. Aksi arogan kembali ditunjukkan oleh korps baju coklat (polisi-red). Hanya karena masalah parkir, seorang oknum Sabhara Polresta Medan meletuskan senjata api usai memukuli seorang tukang becak. Akibat kejadian itu, oknum polisi tersebut nyaris dihakimi warga. Namun, dia berhasil melarikan diri ke dalam rumah sakit. Warga semakin ramai. Mereka berteriak-teriak meminta agar si polisi dikeluarkan. Mereka pun membawa Sugito ke ruang UGD RSIA Stella Maris, untuk mendapatkan perawatan.
Mobil yang digunakan si oknum polisi sempat ditahan warga. “Bakar, bakar, bakar,” teriak warga. Namun, kendaraan itu akhirnya berhasil dibawa petugas kepolisian. Kondisi mulai terkendali setelah Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang datang ke lokasi. Dia menyatakan akan menindak anggotanya. “Semua biaya perobatan tanggung jawab saya,” ucap Monang.
Dia juga memastikan menindak tegas pelaku. Di hadapan wartawan, Monang menelepon bawahannya untuk menahan pelaku. “Jangan di luar, dia harus masuk tahanan,” katanya. Monang mengakui pelaku penembakan adalah personel Polresta Medan. “Pangkatnya Briptu,” ujar Monang tanpa menyebut nama.
Kasi Propam Polresta Medan AKP Benno Sidabutar yang dikonfirmasi mengatakan, Propam dipastikan akan memproses pelanggaran kode etik yang dilakukan sang brigadir tersebut. “Kalau anggota polisi tersangkut masalah, maka pidananya dulu yang diproses, tanya ke Kasat Reskrim lah,” terangnya sembari mengatakan Propam tetap akan memproses dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan. (Barita Sinaga)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Nasional
- Suap Bupati Mandailing Natal, KPK Geledah Kantor
- Disetor Uang Bensin oleh Bos Kuali, Oknum Brimob & TNI Bisa Dipidana
- Pasca Bentrok, Pelayanan 2 Polsek di Musirawas- Sumatera Selatan Segera Diaktifkan
- Tim Jaksa Penuntut Umum KPK : PT. Indoguna Janjikan Rp 40 Miliar Untuk Luthfi Hasan Ishaaq (Mantan Presiden PKS)
- Jaksa Agung Basrief Arief : Pengadilan Dipenuhi Dengan Mafia Hukum
- KPK Kembali Periksa Agus Martowardojo
- Tilang Bule, Polisi Bali Minta “Uang Damai”
- Bawaslu Protes KPU, Perubahan Tahapan Pemilu
- Kunjungi Yogyakarta, Menteri Pertahanan Malaysia Ziarah ke Makam Sultan Agung
- Fenomena Mengejutkan, Sarjana Hingga Profesor Jadi Stres Karena Tekanan Hidup di Jakarta
- Irjen Kementerian Agama RI : Penyaluran Dana BOS Belum Tepat Sasaran
- Kartu Jakarta Pintar (KJP) Tahun 2013 Akan Diluncurkan Pada Akhir Maret
- Partai Hanura Pimpinan Jenderal (Purn). Wiranto Buka Deal Politik Dengan Bos MNC Grup Hary Tanoesoedibjo
- Guru Tendang Murid di Depok, KPAI : Atas Nama Apapun Kekerasan Tidak Dibenarkan
- Awas Macet! Ribuan Buruh Dari Berbagai daerah dan Elemen Demo Hari Ini
- KPK Sita Uang Rp 1 M dari Kasus Impor Daging Terkait Anggota DPR Berinisial “LHI”
- 45.954 Orang Masih Mengungsi Akibat Banjir Besar di Jakarta
- Rekrut Bakal Caleg, NasDem Janjikan Modal Kampanye Rp 10 Miliar
- Ketua Dewan Pembina ICW : Masyarakat Indonesia Jenuh Pemilu
- Januari- Februari Diperkirakan Puncak Musim Hujan di Daerah Jabodetabek


