• banner 480 x 75

Kasus Perampokan Mobil Toyota Altis, Ada SMS Gelap Mengaku Kapolres, Berusaha Peras Direktur PT. Neonlite

Kasus Perampokan Mobil Toyota Altis, Ada SMS Gelap Mengaku Kapolres, Berusaha Peras Direktur PT. Neonlite

3 - Jun - 2012 | 02:12 | kategori:Hukum

Jakarta. Seputar Nusantara. Direktur PT Neonlite Adi Iskandar, menerima SMS gelap yang dari oknum mengaku sebagai Kapolres Jakpus, Kombes AR Yoyol. Namun, Yoyol membantah dengan tegas jika dirinya pernah memberikan pesan kepada Adi.

“Tidak benar dan itu sangat tidak profesional,” kata Yoyol, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/6/2012). SMS tersebut berisi permintaan uang terkait penemuan mobil milik perusahaan PT Neonlite. Dalam pesan itu, pengirim meminta uang operasional karena sudah menemukan mobil.

“Sama sekali tidak benar, dan saya tidak perlu tanggapi,” tegasnya.

Yoyol juga tidak terganggu dengan keberadaan pesan tersebut. Pihaknya tetap serius menangani kasus perampokan yang terjadi di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Sebelumnya diberitakan, Perampokan mobil Altis yang mengangkut gaji karyawan Rp 150 juta terjadi Rabu (30/5). Perampokan diduga didalangi sopir perusahaan yang baru bekerja satu bulan.

Esok harinya, seorang pria yang mengaku sebagai Kapolres Jakarta Pusat Kombes Romano Yoyol menghubungi Direktur PT Neonlite Adi Iskandar, dan mengatakan mobil Toyota Altis berisi gaji Rp 150 juta yang dilarikan sopir perusahaan telah ditemukan.

“Dia bilang mobilnya sudah ketemu, tapi kemudian minta uang Rp 5 juta sampai Rp 10 juta untuk biaya operasional,” kata Adi kepada detikcom, Kamis (31/5/2012). (dtc/ Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Hukum | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Hukum