Pintu Masuk Imigran Gelap Ada di Sepanjang Garis Pantai Indonesia

Pintu Masuk Imigran Gelap Ada di Sepanjang Garis Pantai Indonesia

20 - Jun - 2013 | 10:18 | kategori:Headline

Makassar. Seputar Nusantara. Indonesia yang memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia, setelah Amerika Serikat, Kanada dan Rusia, yakni sepanjang 95.181 kilometer, menjadi pintu gerbang yang menganga lebar bagi para imigran gelap yang hendak menuju Australia. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakorkamla) Laksamana Madya Bambang Suwarto.

“Pengawasan kita pada imigran gelap yang melintasi perairan kita tidak kurang, namun lubang-lubangnya sangat banyak, sepanjang garis pantai kita, sudah hampir seluruh daerah, dari Sumatera, Kalimantan atau NTT, mereka ke Australia, karena di sana ada gulanya,” tutur Bambang dalam keterangan persnya, Rabu (19/6/2013).

Sebelumnya, senin 3 juni 2013, sebanyak 29 imigran gelap asal Pakistan, Bangladesh dan Rohingya diamankan oleh aparat kepolisian di Kab. Batu Bara, Sumatera Utara, setelah melintasi kawasan pantai Talawi dengan menggunakan perahu motor dari Malaysia.

Menurut Bambang, pihak Australia sendiri yang menjadi daerah tujuan utama para imigran, yang didominasi dari negara timur tengah, sangat kooperatif pada pemerintah Indonesia dalam menjalin komunikasi terkait kasus imigran gelap yang melintasi laut Indonesia.

“Pemerintah Australia selalu memberi informasi-informasi terkait adanya imigran gelap, termasuk informasi bila ada kapal-kapal yang rusak, jalinan komunikasi kita dengan mereka masih bagus,” ujar mantan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur TNI Angkatan Laut ini.

Selain kasus imigran gelap, lanjut Bambang, Bakorkamla juga memokuskan pencegahan maraknya pencurian ikan di perairan Indonesia dari negara-negara luar, seperti Malaysia, Filipina, Vietnam dan China. “Tangkapan kita pada pelaku illegal fishing tahun 2013 ini cukup banyak, mereka umumnya menggunakan kapal besar di atas 300 ton, baru-baru ini 6 kapal nelayan asal Vietnam berhasil diamankan,” tandas Bambang. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.