Masyarakat Indonesia Nyandu Pornografi
16 - Jun - 2010 | 00:38 | kategori:Gaya Hidup
Jakarta. Seputar Nusantara. Dari fakta yang ada, masyarakat Indonesia dinilai kecanduan pornografi. Ironisnya, mahasiswa dan anak sekolah menjadi konsumen terbesar situs maupun film esek-esek ini. “Dari riset kami, di kota-kota yang banyak pelajar dan mahasiswanya justru yang paling banyak mengakses situs porno,” ujar Ketua Gerakan Jangan Bugil Depan Kamera, Peri Umar Farouk, Selasa (15/6/2010) malam.
Peri menjelaskan urutan teratas adalah Yogyakarta, disusul Semarang, Medan dan Malang, baru Jakarta.
Kegemaran tersebut bisa dilihat dari statistik situs pencari google. Indonesia berada di urutan keempat dunia untuk kata pencarian sex atau seks. Selain itu Indonesia juga sering menduduki rangking nomor satu di situs-situs room chat berkamera khusus dewasa.
“Sejak 4 tahun terakhir, pengakses dari Indonesia juga sering mencari nama-nama idola seks dunia. Terutama dari Asia, seperti Miyabi, Rin Sakuragi dan nama-nama lainnya,” terang dia.
Peri menambahkan, fakta lainnya, saat heboh rekaman porno antara politisi Yahya Zaini dan pedangdut Maria Eva beredar, tidak kurang dari 1,9 juta orang mencoba mengunduh video tersebut dalam sebulan.
“Bayangkan jika untuk mengunduh tersebut membutuhkan biaya Rp 1.000, kemudian dikali 1,9 juta. Maka jumlahnya Rp 1,9 miliar. Jumlah sebesar ini hanya untuk video porno,” terang dia. (dtc)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Gaya Hidup | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Gaya Hidup
- “KETIKA MEMBACA DILARANG”
- SBY Harus Ubah Gaya Dalam Kepemimpinan
- Resensi Buku : Sawit Dalam Memoar Sang Duta Besar Sawit
- Tradisi Mudik (Poelang Kampoeng) Pada Lebaran di Indonesia
- Agar Mudik Jadi Lancar
- Tas Dunhill Nazaruddin
- Kejujuran adalah Barang Mewah
- Isu Pembubaran KPK, Buruk Muka Cermin Dibelah
- Misteri Jendela Terang di Persembunyian Nazaruddin
- Pemotor Nyebur di Bundaran
- Karyawati Cantik Menghilang
- Jual 2 iPad Kok Dipenjara?
- Malam Minggu 25 Juni 2011 Nonton “Solo Batik Carnaval IV”
- Kasus Siami Mencuat, Saatnya Gerakan Jujur Nasional
- Kritik Pedas Nurhayati Tentang “Mafia Anggaran DPR” Terus Bergulir
- Pria Difabel Panjat Tugu
- Nikah Usia Dini Rentan
- Joki Masuk PT Marak
- Kapolda Metro Jaya Tidak Takut Dengan Para Preman
- Omzet Bisnis Tembus 2 Ton Perhari, H. Isbadi Pengusaha Udang Sukses di Subang


