logo seputarnusantara.com

Police Watch : Politik Balas Budi Kapolri

15 - Aug - 2010 | 01:23 | kategori:Keamanan

Bambang_Hendarso_DanuriJakarta. Seputar Nusantara. Tidak hanya ‘menghilang’-nya Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam sertijab yang menjadi sorotan, mutasi yang dilakukannya juga dinilai tidak objektif. Mutasi dinilai lebih cenderung mencerminkan balas budi BHD ketimbang faktor kompetensi. “Kelihatan dalam mutasi ada 5 brigjen senior angkatan 1975, yang 4-6 bulan lagi pensiun, tapi dipromosikan bintang dua. Jelas ini balas budi BHD kepada orang-orangnya yang loyal,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, tanpa mau menyebut nama 5 brigjen tersebut.

Hal itu dia sampaikan kepada detikcom lewat sambungan telepon, Minggu (15/8/2010).

Neta juga mencontohkan mutasi yang tak lazim menimpa Kapolda Jambi Brigjen Pol Dadang Garhadi Karnasaputra. Belum sampai dua bulan menjabat, Dadang dimutasi dan akan digantikan oleh Brigjen Pol Bambang Suparsono.

“Itu aneh juga, kok secepat itu. Kalau mau dicopot, kenapa dilantik sebulan lalu,” kata Neta menduga pengganti Dadang adalah orang dekat BHD.

Namun demikian, hal itu dibantah oleh Kabidpenum Polri Kombes Marwoto Soeto. Menurutnya, mutasi tidak didasarkan oleh kedekatan perwira tinggi tertentu dengan Kapolri. Untuk kasus Dadang, kata Marwoto, dia diganti karena menderita sakit tertentu.

“Kalau sakit tidak mungkin megang tongkat komando,” kata Marwoto tanpa menjelaskan sakit yang diderita Dadang. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Keamanan | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.