logo seputarnusantara.com

Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Soroti Rendahnya Nilai Reformasi Birokrasi di 370 Daerah

17 - May - 2017 | 13:22 | kategori:Nasional

Jakarta.Seputar Nusantara. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) terus mendorong hadirnya penyelenggaraan reformasi birokrasi yang baik untuk setiap daerah.

Saat ini, ada sebanyak 370 daerah masih memiliki nilai di bawah B dalam penyelenggaraan tersebut.

“Nanti saya kasih datanya (daerah mana saja), jadi masih 300 lebih daerah kita masih di bawah B, 370 daerah. Jadi masih banyak PR kita, kita harapkan ini nanti akan naik kelas menjadi nilai B,” ujar Menpan RB Asman Abnur di Kantor Kemenpan RB, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2017).

Asman menuturkan, jika yang memiliki nilai di bawah B tersebut dapat diperbaiki menjadi B, maka akan memperbaiki sistem administrasi pemerintahan yang ada. Salah satu cara penilaian yang dilakukan adalah dengan penerapan sistem e-goverment.

“Melalui e-goverment, kemudian e-performance based budgeting, jadi yang kita nilai itu adalah hasilnya, bukan masalah penerapannya. Selama ini kan masih dikatakan berhasil katanya 90 persen lebih. Padahal kalau kita tanya hasilnya apa, nggak nyambung antara program dan kegiatan,” katanya.

Asman mengatakan fokus penilaian adalah kesesuaian antara program kerja daerah dan kegiatan yang dilakukan.

“Yaitu hasil, jadi saya selalu bilang money follow program, kalau program itu nggak jelas, uangnya habis, jadi hasilnya ngak ada,” imbuhnya.

Pemerintah daerah yang diberi nilai A (80-90), atau B (70-80), adalah mereka yang sesuai dengan visi-misi. Sedangkan pemerintah daerah yang memiliki nilai B ke bawah adalah karena banyaknya kegiatan mubazir dan tidak nyambung.

“Total ada Rp 400 triliun anggaran habis, tapi hasilnya nggak jelas. Ini nggak boleh terjadi lagi, pastikan nilai RB mencapai A,” kata Asman di Auditorium Gedung F Lantai 4 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jl Taman Makam Pahlawan No 8, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 27 April 2017 lalu. (dtc/Riz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.