logo seputarnusantara.com

Menlu : Polisi Filipina Segera Evakuasi WNI dari Marawi

31 - May - 2017 | 14:07 | kategori:Tokoh

Jakarta. Seputar Nusantara. Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan, kepolisian Filipina sudah sepakat untuk segera mengevakuasi belasan WNI yang terjebak dalam pertempuran antara militan ISIS dengan militer Filipina di kawasan Marawi, Filipina. Pemerintah RI terus berkomunikasi dengan otoritas Filipina di Davao City dan di Illigan City.

“Dari koordinasi kita terakhir dengan tim yang ada di lapangan, dapat disampaikan bahwa pihak angkatan bersenjata dan juga polisi Filipina telah menyetujui proses evakuasi WNI secepat mungkin. Pada saat saya bicara mengenai masalah WNI adalah 16 + 1, karena ada WNI yang ada di sana. 16 itu ada di dua tempat yang berbeda,” jelas Retno saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/6/2017).

Retno mengatakan, pihak keamanan Filipina yakni AFP dan PNP akan memberikan pengaturan keamanan (save conduct) pada tim evakuasi. Pasukan AFP dan PNP akan disiagakan di sepanjang rute evakuasi.

“Tim evakuasi Indonesia juga telah mengajukan bantuan escort pengamanan dari Illigan ke Marantau, karena akan melalui wilayah Marawi City. Jadi kita juga mengajukan permohonan bantuan escort. Tim evakuasi sekarang sedang merencanakan rute-rute yang akan dilalui,” jelasnya.

Proses evakuasi akan dibagi di dua tempat. Pertama, di jalur Marantau, Illigan.

“Kemudian ke Bandara Cagayan de Oro dan ini akan melibatkan ada empat tim kita di sana yang akan memandu evakuasi. Tim evakuasi ini adalah gabungan dari tim KBRI, KJRI, dan kita memiliki orang-orang sebagai internasional monitoring tim yang sekaligus gabung di sana,” katanya.

Untuk evakuasi yang kedua, lanjut Retno, akan menempuh jakur dari Sutan Nagadimupuru, Pagadian City, Illigan. “Mungkin gampangnya ada dua evakuasi lah. Daripada detailnya nanti bingung. Ada dua evakuasi tim kita sudah di sana. Ada empat orang yang akan membimbing. Untuk tim kedua ada tiga orang yang akan membimbing,” kata Retno.

Retno mengatakan, pemerintah RI sudah melakukan komunikasi yang baik dengan pihak keamanan Filipina terkait evakuasi ini. Evakuasi diperkirakan akan dimulai besok.

“Jadi insyaallah mungkin kalau situasi tidak memburuk, besok mungkin akan mulai dilakukan evakuasi dan semua perkembangan sudah saya laporkan kepada Presiden,” jelas Retno. (dtc/Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Tokoh | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.