logo seputarnusantara.com

Presiden Jokowi ke Pimpinan Negara Sahabat : Medsos di RI Kejam Banget

11 - Sep - 2017 | 13:23 | kategori:Politik

Bandung. Seputar Nusantara. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan soal perkembangan media sosial internet yang berpengaruh kuat ke kehidupan masyarakat. Perkara ini juga menjadi pembicaraan dengan sejumlah pimpinan negara sahabat yang ditemui Jokowi.

Hal ini diceritakan Jokowi saat dia berorasi di Dies Natalis Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Senin (11/9/2017), di hadapan ribuan civitas akademika.

“Saya ketemu perdana menteri, raja, presiden, semuanya bertanya, ‘Presiden Jokowi, bagaimana media sosial di Indonesia? Kejam apa tidak?’,” kata Jokowi menceritakan dialognya dengan kepala negara yang dia temui.

“Wah kalau di Indonesia ya kejam banget,” jawab Jokowi. Seisi ruangan tertawa.

Jokowi menilai dinamika media sosial mampu membentuk perubahan di dunia nyata. Pimpinan negara Singapura, Malaysia, hingga Presiden Iran juga bicara hal serupa ke Jokowi.

“Presiden Rouhani (Presiden Iran Hasan Rouhani) menyampaikan kepada saya, saya juga kaget. Semua bisa menyampaikan secara terbuka lewat media sosial,” kata Jokowi.

Bahkan media sosial banyak memuat fitnah, hoax, dan pencelaan. Isu-isu politik juga ramai dibahas. Ini mempengaruhi pejabat negara juga.

“Dari sisi sosial-budaya, masyarakat menjadi mudah emosional, teraduk-aduk. Padahal belum tentu informasi yang berkembang itu betul. Ini juga terjadi di negara-negara lain. Masyarakat mudah tertipu oleh berita-berita bohong. Berita-berita hoax,” tuturnya.

Ini membuat semua orang harus menyesuaikan diri dan rawan terseret wacana baru. “Perilaku pejabat publik juga cepat berubah,” ucapnya.

Jokowi juga menceritakan pengalamannya dalam mengamati Pilpres Amerika Serikat yang lalu. Awalnya survei mengunggulkan Hillary Clinton. Tapi pengaruh media sosial yang masif, menurut Jokowi, membawa perubahan. Ini juga terjadi pada David Cameron pasca-Brexit di Inggris.

“Di Amerika Serikat, survei semua mengatakan Ibu Hillary Clinton unggul atas Donald Trump. Saat itu saya belum percaya karena informasi media sosial tidak seperti itu. Trump menggunakan kampanye media sosial yang luar biasa. Akhirnya juga berubah,” kata Jokowi. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Politik | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Politik