logo seputarnusantara.com

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Siap Terjun ke Dunia Politik Tanah Air

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Siap Terjun ke Dunia Politik Tanah Air

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Panglima TNI

6 - Oct - 2017 | 12:09 | kategori:Headline
Jakarta, CNN Indonesia — Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, siap terjun ke dunia politik usai pensiun dari TNI pada  Maret 2018. Hal itu diklaim merupakan salah satu bentuk pengabdiannya kepada negara.
“Saya masih mikir-mikir. Tapi yang jelas setiap bangsa ini memanggil kapan pun juga, sebagai prajurit Saya siap,” ujar Gatot usai HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten, Kamis (5/10).
Gatot mengaku tidak memiliki pengalaman di dunia politik praktis. Dia mengatakan dirinya hanya mengetahui politik negara.
Menurutnya, politik negara adalah sebuah pengabdian utama TNI kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pengabdian itu secara spesifik, kata dia, direalisasikan dalam sebuah pengorbanan kepada rakyat dan taat kepada Presiden.
“Jadi politik TNI itu ada di rangkuman dalam sumpah prajurit dan Sapta Marga TNI. Jadi di dalamnya pengabdian,” ujarnya.
Meski mengaku siap terjun ke politik, Gatot mengaku, rencana utamanya pasca pensiun adalah untuk menghabiskan waktu bersama keluarga besarnya, khususnya dengan cucunya.
Dia mengaku, baru satu kali mengambil cuti tahunan selama 35 tahun menjadi prajurit. Cuti itu diambil usai enam kali operasi tugas di lapangan.
“Tentunya sebagai manusia biasa ingin berkumpul lebih banyak dengan keluarga, anak, dan cucu saya,” ujar Gatot.
Di sisi lain, Gatot menyampaikan, perayaan spektakuler yang disajikan dalam HUT ke-72 TNI ditujukan untuk memperlihatkan kondisi TNI saat ini kepada penerusnya.
Ia berharap penerusnya kelak sudah siap mengemban tugas dan mempu meningkatkan kualitas TNI.
Jakarta. Seputar Nusantara. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, siap terjun ke dunia politik usai pensiun dari TNI pada  Maret 2018.
Hal itu diklaim merupakan salah satu bentuk pengabdiannya kepada negara.
“Saya masih mikir-mikir. Tapi yang jelas setiap bangsa ini memanggil kapan pun juga, sebagai prajurit Saya siap,” ujar Gatot usai HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten, Kamis (5/10).
Gatot mengaku tidak memiliki pengalaman di dunia politik praktis. Dia mengatakan dirinya hanya mengetahui politik negara.
Menurutnya, politik negara adalah sebuah pengabdian utama TNI kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pengabdian itu secara spesifik, kata dia, direalisasikan dalam sebuah pengorbanan kepada rakyat dan taat kepada Presiden.
“Jadi politik TNI itu ada di rangkuman dalam sumpah prajurit dan Sapta Marga TNI. Jadi di dalamnya pengabdian,” ujarnya.
Meski mengaku siap terjun ke politik, Gatot mengaku, rencana utamanya pasca pensiun adalah untuk menghabiskan waktu bersama keluarga besarnya, khususnya dengan cucunya.
Dia mengaku, baru satu kali mengambil cuti tahunan selama 35 tahun menjadi prajurit. Cuti itu diambil usai enam kali operasi tugas di lapangan.
“Tentunya sebagai manusia biasa ingin berkumpul lebih banyak dengan keluarga, anak, dan cucu saya,” ujar Gatot.
Di sisi lain, Gatot menyampaikan, perayaan spektakuler yang disajikan dalam HUT ke-72 TNI ditujukan untuk memperlihatkan kondisi TNI saat ini kepada penerusnya.
Ia berharap penerusnya kelak sudah siap mengemban tugas dan mampu meningkatkan kualitas TNI. (CNN/ Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.