logo seputarnusantara.com

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Aditya Moha Kena OTT KPK Kasus Suap

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Aditya Moha Kena OTT KPK Kasus Suap

Aditya Moha, Anggota DPR tersangka Suap

9 - Oct - 2017 | 19:55 | kategori:Headline
Jakarta. Seputar Nusantara. Tim KPK menangkap Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono karena diduga menerima suap. Turut ditangkap bersamanya adalah seorang anggota DPR RI yang diduga sebagai penyuap.
“Terkait dengan kasus hukum di Sulawesi Utara. Ada penegak hukum dan politisi yang diamankan,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi, Sabtu (7/10).
Diduga suap tersebut terkait dengan perkara dugaan korupasi yang sedang disidangkan di Pengadilan Tinggi Manado yang melibatkan Sudiwardono. Uang itu diduga untuk memberikan vonis bebas terhadap terdakwa kasus tersebut dalam tingkat banding.
Saat melakukan penangkapan terhadap Sudiwardono, KPK mengamankan uang dengan total 101 ribu dollar Singapura (setara Rp 1 miliar). Uang itu diduga agar Pengadilan Tinggi Manado membebaskan terdakwa yang merupakan ibu dari politikus Golkar yang terdicuk OTT.
Secara terpisah, Wakil Ketua KY Sukma Violetta membenarkan pihaknya sudah mendapat info soal penangkapan terhadap Kepala Pengadilan Tinggi Manado itu. Ia juga mengaku mendapat info bahwa hakim itu turut ditangkap bersama anak dari terdakwa yang kasusnya terindikasi ada suap itu.

“Iya, KPT ( Kepala Pengadilan Tinggi) sama anaknya terdakwa,” ujar Sukma.

Berdasarkan penelusuran dari laman resmi DPR, terdapat 6 anggota dewan yang berasal dari wilayah Sulawesi Utara. Salah satunya yakni Aditya Anugrah Moha.
Ibu Aditya yakni Marlina Moha Siahaan tercatat sedang berstatus sebagai terdakwa karena diduga melakukan korupsi. Eks Bupati Bolaang Mongondow itu sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Manado penjara selama 5 tahun pada bulan Juli 2017 lalu.
Saat ini, Marlina sedang mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Manado terkait putusannya itu.
Saat disinggung apakah penangkapan KPK terkait kasus soal perkara bupati itu, Sukma Violeta membenarkannya.
Sementara itu, Sekretaris DPD II Golkar Bolaan Mongondow Marthen Tangkere mengaku belum mendapat informasi ada anggota DPR dari dapilnya yang ditangkap KPK. Dia mengaku akan mencari informasi terkait kejadian itu.
“Kami belum tahu infonya, itu siapa yang kena OTT. Bahkan tahunya dari saudara. Saya harus cek dulu, kasih waktu,” ujarnya. (dtc/Aziz)




BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.