logo seputarnusantara.com

Derita Mbah Sri Yang Tak Punya KTP Saat Akan Diberi Bantuan Rumah Oleh Pemerintah

16 - Oct - 2017 | 14:27 | kategori:Daerah

Ponorogo. Seputar Nusantara. Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memberi bantuan rumah untuk Mbah Sri nampaknya tidak akan terlaksana. Sebab, untuk mendapatkan bantuan rumah, syarat utamanya Mbah Sri harus punya KTP.

“Itu tadi kendalanya. Syarat utama bantuan perumahan harus berkeluarga. Coba saya koordinasi dengan Dinsos,” kata Kabid Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pemkab Ponorogo, Sarnu, Senin (16/10/2017).

Kendala Mbah Sri yang saat ini berusia 70 tahun, untuk mendapatkan bantuan rumah karena, belum pernah menikah dan tidak memiliki KTP yang baru.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak Kelurahan Bangunsari, tempat Mbah Sri menetap saat ini berjanji akan menguruskan KTP dan KK bagi nenek yang tinggal di ujung lorong sempit itu.

“Nanti kita buatkan KTP dan KK. Kemarin KTP lama ada, tapi yang elektrik tak punya. Karena yang bersangkutan selain buta juga tidak mau repot datang,” jelas Dwi.

Sayangnya, Mbah Sri menolak saat Pemerintah Ponorogo akan memberikan bantuan tempat tinggal yang layak. Mbah Sri yang mengalami kebutaan itu memilih tetap tinggal di rumahnya sekarang meski sangat sempit.

“Mboten, wonten mriki mawon. Mboteng teng pundi-pundi (Tidak, di sini saja. Tidak akan ke mana-mana),” jawab Mbah Sri.


Mboten menopo-nopo (Tidak apa-apa). Pak Heru kaleh (dan) Pak Lurah sampun maringi (Sudah membantu),” tambah nenek bernama lengkap Mulyasri ini.

Sejak kisah Mbah Sri viral di media sosial, rumah atau bilik Mbah Sri yang hanya berukuran 2X4 meter itu baru dikunjungi Dinas Sosial dan Dinas Pemukiman Pemkab Ponorogo serta dari pihak kepolisian dan TNI. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Daerah | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.