logo seputarnusantara.com

Bangunan Tidak Mempunyai Izin Yang Membuat Bupati Lebak- Peovinsi Banten Ngamuk dan Ancam Harus Dibongkar Dalam 6 Hari

18 - Oct - 2017 | 15:26 | kategori:Nasional

Cilegon. Seputar Nusantara. Sebuah bangunan yang berdiri tanpa izin membuat Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya ngamuk hingga videonya beredar dan viral di media sosial. Iti memberi waktu 6 hari untuk membongkar bangunan tersebut.

Bangunan itu diketahui berdiri di dekat gerbang masuk kawasan wisata Baduy yang di dekatnya terdapat taman. Saat bangunan itu tengah dibangun, pemilik membongkar taman yang merupakan satu kawasan dengan gerbang Baduy.

“Taman itu dibongkar semua dibangun ruko tanpa izin dan itu ruko dibangun tanpa izin. Nah makanya dimediasi oleh Satpol PP dan Muspika di sana bahwa minta waktu 6 hari untuk dibongkar sendiri,” kata Iti Oktavia kepada wartawan seusai Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah dengan KPK di Aula DPRD Kota Cilegon, Rabu (18/10/2017).

Jika bangunan berbentuk ruko itu tak dibongkar oleh pemiliknya dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Iti menegaskan pemerintah akan turun langsung untuk membongkar.

“Jadi kalau misalkan dalam waktu 6 hari dia tidak melakukan pembongkaran kita akan turun langsung,” tegasnya.

Sementara, informasi yang beredar, ruko itu dibangun di atas lahan milik pribadi. Meski demikian, kata dia, apapun bentuk bangunan yang berdiri di daerah Lebak mesti mendapatkan izin dari pemerintah daerah berupa izin mendirikan bangunan.

“Kalaupun itu di lahan dia kan harus ada izin. Nggak bisa mendirikan bangunan tanpa izin duluan kan gitu, nah ini juga perlu dipahami,” jelasnya.

Meski begitu, ia tidak mau dikatakan kecolongan lantaran bangunan tersebut sudah berdiri sebelum dikeluarkannya izin. Iti mengatakan dirinya tidak bisa mengawasi seluruh desa yang ada di Lebak.

“Kan tadi saya bilang, saya tidak mungkin mengawasi 340 desa, kan ada kepala desa. Nah, makanya tadi tuh perlu komitmen kita bersama menjaga kesinambungan pembangunan,” ungkapnya.

“Jadi jangan sampai uang dari pajak masyarakat ini mubazir yang sudah kita bangun akhirnya tidak termanfaatkan oleh masyarakat,” sambung dia. (dtc/Riz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.