logo seputarnusantara.com

Tersangka e- KTP Ketua DPR RI Setya Novanto Punya 4 Rumah Pondok Indah, Digabung Jadi Satu

20 - Nov - 2017 | 13:54 | kategori:Nasional

Jakarta. Seputar Nusantara. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto, semalam dibawa masuk ke rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah melalui drama yang panjang.

Drama itu mulai dari menghilangnya Novanto dari rumah di kawasan Kebayoran Baru saat didatangi KPK, sampai kecelakaan yang membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

Selain tiang lampu yang jadi saksi bisu kecelakaan Novanto, hal lain yang ramai dibicarakan netizen adalah jajaran rumah mewah Novanto. Politisi Partai Golkar ini memang punya banyak rumah, di Jakarta saja ada beberapa.

Di Pondok Indah misalnya, Novanto punya 4 rumah yang saling menempel. Terlihat dari luar seperti beberapa rumah terpisah, tapi bagian dalamnya saling tersambung.

Dua rumah berada di jalan Jalan Gedung Pinang PU 10-11, sementara dua rumah lagi ada di Jalan Kartika Utama PU 16-17, Pondok Indah.

Dua rumah menghadap ke barat, dan dua lainnya ke timur. Bagian belakang rumah barat dan timur ini saling menempel.

“Rumah Pak Novanto itu depan belakang. Hitungannya empat rumah,” kata Istri Ketua RT 13, Qori, pekan lalu.

Menurutnya, Novanto sudah 10 tahun memiliki rumah itu. Namun Novanto jarang terlihat warga.

Novanto dan keluarganya juga tidak pernah sekali pun datang mengurus administrasi di RT atau RW, yang masuk wilayah Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama itu.

Hanya sekali Novanto berkomunikasi dengan suami Qori, Tangkudung, lima tahun lalu. Itu pun saat ada protes warga karena rumahnya sering dijadikan lokasi syuting film.

“Jalanan jadi macet karena banyak mobil parkir. Lampu sorotnya juga kena ke rumah warga. Jadi warga banyak yang protes ke suami saya. Beberapa hari berselang, dia (Novanto) telepon dan minta maaf,” tutur Qori. (dtc/ Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.