logo seputarnusantara.com

Kakor Brimob Mabes Polri Irjen Pol. Murad Ismail Ikut Pilgub, Polri : Usai Dicalonkan, Langsung Mundur

30 - Nov - 2017 | 07:58 | kategori:Agama dan Opini

Jakarta. Seputar Nusantara. Pilkada Serentak 2018 semakin dekat. Mabes Polri, sementara ini, baru mendapat laporan dari Kakor Brimob Polri Irjen Murad Ismail, yang hendak terjun di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku.

“Yang baru melapor baru Pak Murad. Yang lain belum,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/11/2017).

Setyo menerangkan aturan Polri mengenai hal tersebut. Bilamana anggotanya sudah mendaftarkan diri dan ditetapkan sebagai calon, anggota tersebut harus langsung mengundurkan diri.

“Kalau sudah mendaftarkan diri dan sudah ditetapkan sebagai bakal calon, sudah langsung mengundurkan diri,” jelas Setyo.


Dimintai konfirmasi terpisah, Irjen Murad mengatakan persiapannya untuk berkontestasi menjadi orang nomor satu di Maluku sudah matang. Namun Murad enggan menjelaskan lebih jauh tentang hal tersebut.

“Persiapan sudah matang. Kita jangan banyak omong dulu,” ujar Murad di Mabes Polri.

Murad menuturkan akan membeberkan hal-hal yang sudah dipersiapkan jika sudah dideklarasikan sebagai calon gubernur. “Tunggu penetapan, baru kita omong,” sambung dia.

DPP Partai NasDem memberi rekomendasi untuk calon gubernur yang akan bertarung di Pilgub Maluku pada 2018. NasDem memastikan akan mengusung Irjen Murad Ismail.

Keputusan ini diambil setelah Ketua Umum NasDem Surya Paloh, yang didampingi Tim Tujuh Bapilu NasDem, bertemu Murad di kantor DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia Lama, Jakarta, pada Kamis (28/9).

“Ada beberapa pertimbangan mengapa NasDem mendukung Murad Ismail. Pertama, Partai NasDem dalam kontestasi pilkada selalu memajukan putra-putri terbaik. NasDem melihat rekam jejak Murad Ismail yang bisa diterima oleh semua kelompok masyarakat Maluku,” ujar Sekretaris Bapilu sekaligus Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP NasDem, Willy Aditya, Jumat (29/9).

“Untuk kondisi Maluku, hal tersebut sangatlah penting. Kedua, elektabilitas Murad Ismail yang terus menanjak,” lanjutnya. (dtc/Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Agama dan Opini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Agama dan Opini