logo seputarnusantara.com

Sebelum Wafat, Fatwa Minta Tjahjo Hati2 Soal Kolom eKTP

14 - Dec - 2017 | 20:31 | kategori:Tokoh
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ternyata punya kesan khusus kepada senator asal DKI Jakarta AM Fatwa sebelum menghadap Sang Khalik. Pasalnya, Tjahjo diingatkan Fatwa perihal kebijakan tentang kolom aliran kepercayaan pada e-KTP.
“Kita sering diskusi, tiga hari lalu beliau kirim (pesan tertulis-red) saya untuk hati-hati cermat ambil keputusan mengenai kolom e-KTP berkaitan dengan agama dan kepercayaan,” kata Tjahjo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017).
“SMS-nya masih saya simpan. Saya bilang akan bertemu bapak, ketemu DPD, ketemu DPR, ketemu tokoh juga,” tambahnya.
Politisi PDI-Perjuangan ini pun membeberkan AM Fatwa bukanlah orang asing bagi keluarganya. Mengingat, istri Tjahjo Kumolo adalah dokter pribadi AM Fatwa saat masih menjabat sebagai anggota DPR.
“Saya cukup lama berteman. Sejak jadi Wakil Ketua DPR saya sering bersama beliau, urusan kenegaraan dan lain-lain. Istri saya kan 24 jam sama beliau,” ujarnya.
“Kita pernah keliling dunia. Ibadah haji sama-sama. Ibadah haji umum bukan ONH Plus,” tutupnya.
AM Fatwa, politisi senior yang karirnya berliku. Pernah menjadi asisten Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Berikutnya AM Fatwa mendekam di penjara karena sikap politiknya menentang rezim Orde Baru.
Gelombang Reformasi yang menghentikan kekuasaan Orde Baru membawa AM Fatwa ikut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN). Berikutnya, AM Fatwa tercatat menjadi Wakil Ketua DPR RI, Wakil Ketua MPR RI hingga akhirnya menjadi Senator atau Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta.
Jakarta. Seputar Nusantara. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ternyata punya kesan khusus kepada senator asal DKI Jakarta AM Fatwa sebelum menghadap Sang Khalik.
Pasalnya, Tjahjo diingatkan Fatwa perihal kebijakan tentang kolom aliran kepercayaan pada e-KTP.
“Kita sering diskusi, tiga hari lalu beliau kirim (pesan tertulis-red) saya untuk hati-hati cermat ambil keputusan mengenai kolom e-KTP berkaitan dengan agama dan kepercayaan,” kata Tjahjo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017).
“SMS-nya masih saya simpan. Saya bilang akan bertemu bapak, ketemu DPD, ketemu DPR, ketemu tokoh juga,” tambahnya.
Politisi PDI-Perjuangan ini pun membeberkan AM Fatwa bukanlah orang asing bagi keluarganya. Mengingat, istri Tjahjo Kumolo adalah dokter pribadi AM Fatwa saat masih menjabat sebagai anggota DPR.
“Saya cukup lama berteman. Sejak jadi Wakil Ketua DPR saya sering bersama beliau, urusan kenegaraan dan lain-lain. Istri saya kan 24 jam sama beliau,” ujarnya.
“Kita pernah keliling dunia. Ibadah haji sama-sama. Ibadah haji umum bukan ONH Plus,” tutupnya.
AM Fatwa, politisi senior yang karirnya berliku. Pernah menjadi asisten Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. Berikutnya AM Fatwa mendekam di penjara karena sikap politiknya menentang rezim Orde Baru.
Gelombang Reformasi yang menghentikan kekuasaan Orde Baru membawa AM Fatwa ikut mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN). Berikutnya, AM Fatwa tercatat menjadi Wakil Ketua DPR RI, Wakil Ketua MPR RI hingga akhirnya menjadi Senator atau Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Tokoh | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.