logo seputarnusantara.com

Hotman Paris : Menteri Susi Harusnya Bisa Tenggelamkan Buaya Darat

Hotman Paris : Menteri Susi Harusnya Bisa Tenggelamkan Buaya Darat

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan & Perikanan

12 - Jan - 2018 | 16:04 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Kebijakan penenggelaman kapal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali jadi perbincangan.

Masalah muncul kembali usai Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan melarang Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk menenggelamkan kapal pencuri ikan.

Kabar dan berita mengenai Susi dan Luhut itu rupanya diikuti pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Ia terlihat mengunggah video pendek di akun Instagram pribadinya. Melalui video berdurasi kurang dari satu menit tersebut ia menyanjung Susi.

“Susi telah memberikan pendapat terobosan hukum yang telah mengalahkan pendapat Harvard Law School, mengalahkan pendapat para profesor pidana, mengalahkan pendapat dari Hotman Paris yang sudah 30 tahun praktek,” ujar Hotman dalam videonya seperti dikutip, Jumat (12/1/2018).

Di video tersebut Hotman mengenakan setelan jas putih sembari menggendong anjing peliharaannya. Selain itu, di belakangnya terlihat dua mobil mewah berwarna merah dan kuning terparkir.

Lebih lanjut ia menjelaskan mengapa Susi disebut bisa mengalahkan pendapat Harvard Law School dan dirinya sendiri.

“Kenapa? Menteri Susi mengatakan bahwa kapal pencuri ikan bukan sekedar alat bukti, tapi merupakan pelaku kejahatan karena mempunyai kewarganegaraan. Itu brilliant ide. Karena dengan sebagai pelaku kejahatan maka pemiliknya tidak perlu dicari sesuai hukum acara, tapi bisa langsung dijatuhkan sanksi,” jelas Hotman.

Lucunya, Hotman juga mengusulkan bahwa Menteri yang terkenal dengan jargon ‘tenggelamkan’ itu cocok menjadi Menteri pemberdayaan perempuan untuk menenggelamkan para buaya darat.

“Hebat Bu Susi. Kamu cocoknya jadi Menteri pemberdayaan wanita untuk menenggelamkan para buaya darat yang beratnya cuma 70 kilogram,” tutupnya. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.