logo seputarnusantara.com

BNP2TKI Terima Laporan Adelina Disiksa Ibu Majikan sampai Digigit Hewan

BNP2TKI Terima Laporan Adelina Disiksa Ibu Majikan sampai Digigit Hewan

13 - Feb - 2018 | 20:19 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Tenaga kerja Indonesia (TKI) Adelina Lisao diduga mengalami penyiksaan oleh pihak majikannya sebelum meregang nyawa.

Di tubuhnya ditemukan pula luka, kabarnya adalah luka gigitan binatang serta luka akibat air keras.

Sebagaimana keterangan pers dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Selasa (13/2/2018), Adelina disiksa oleh ibu kandung dari majikannya.

“Saat ini polisi sudah menangkap Jaya dan saudara laki-lakinya, sementara diduga bahwa penyiksaan dilakukan oleh ibu kandung majikan,” kata Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid.

Nusron mendapatkan informasi, ibu kandung majikan penyiksa Adelina itu akan segera ditangkap. Mereka akan didakwa dengan hukuman pidana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Dari hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah Adelina, tak ditemukan bekas penganiayaan atau pemukulan, tak ada pula luka dalam. Namun berdasarkan laporan sementara, penyebab bekas luka di tangan kanan diperkirakan berasal dari gigitan binatang. Luka di tangan kiri akibat air keras.

“Penyebab luka masih dalam penyidikan. Dan Pemerintah Malaysia akan memanggil pakar forensik gigi dan dokter gigi dari Pusat Forensik Malaysia. Hasil post mortem akan disampaikan ke KJRI Penang,” kata Nusron.

Informasi sementara dari satgas yang telah melihat langsung kondisi jenazah dan bertemu dengan pakar forensik RS Sebrang Jaya dr Amir Sa’ad dan Polisi Kantor Polisi Sebrang Prai Tengah Inspektur Zul, kematian Adelina disebabkan oleh anemia, hemoglobin 3,6 (normal 12-15), malnutrisi 43 kg BMI 16 (normal 18) akibat pembiaran yang dilakukan majikan dalam jangka lama (lebih dr 1 bulan) dan bekas luka yang tidak diobati yang berakibat menyebabkan kegagalan fungsi organ tubuh.

Nusron menjelaskan, Adelina pernah bekerja secara legal di Malaysia sebelum pulang ke Indonesia pada 29 September 2014. Adelina kembali bekerja di Malaysia pada 22 Desember 2014, kali ini sebagai tenaga kerja ilegal. Adelina masuk ke Malaysia lewat agen penyalur tenaga kerja Malaysia saat itu atas nama Nyonya Lim.

Dari Nyonya Lim, Adelina dijual ke Nyonya Aida. Dari Nyonya Aida, Adelina dipekerjakan ke majikan warga negara Malaysia bernama Jaya, sampai meninggal dunia. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.