logo seputarnusantara.com

Buka Masa Sidang DPR, Ketua DPR Bamsoet Pidato ‘Kami Pelayan Rakyat’

Buka Masa Sidang DPR, Ketua DPR Bamsoet Pidato ‘Kami Pelayan Rakyat’

Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI

5 - Mar - 2018 | 15:53 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo membuka masa persidangan DPR keempat dengan pidato berjudul ‘Kami Pelayan Rakyat’.

Melalui pidato itu, ia menyoroti berbagai permasalahan yang ditemukan anggota Dewan selama menjalani masa reses.

Salah satunya adalah soal kekerasan pada pemuka-pemuka agama yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Pimpinan Dewan mengecam keras peristiwa penganiayaan kepada ulama, kiai, dan guru agama yang diduga dilakukan orang gila sehingga mengakibatkan kematian dan luka parah. Demikian pula kasus penyerangan kepada Pastur serta beberapa Jamaah yang terjadi di Greja Santa Lidwina di Sleman Yogyakarta dan berbagai penyerangan lain yang terjadi terhadap para ulama kita di berbagai pelosok tanah air,” kata Bamsoet di gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Ia pun mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengungkap pelaku kejahatan tersebut. Sebab, kejadian itu menimbulkan kecemasan di masyarakat.

Selain soal kekerasan terhadap pemuka agama, ia mengapresiasi sejumlah pengungkapan kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan oleh Tim Gabungan Kepolisian, BNN, TNI, dan Bea Cukai. Karena itu, sebut Bamsoet, DPR mendorong pemerintah untuk segera menyampaikan revisi UU tentang Narkotika.

“DPR mendorong pemerintah untuk segera menyampaikan revisi Undang- Undang tentang Narkotika yang sudah masuk Prolegnas Prioritas tahun 2018. Undang- Undang Narkotika yang ada saat ini sudah tidak memadai lagi dalam memberikan efek jera kepada para bandar maupun pengedar narkoba,” ujarnya.

Tak lupa, Bamsoet menyinggung soal revisi UU MD3 yang telah disahkan melalui paripurna DPR pada masa sidang lalu. UU MD3 itu menuai kontroversi publik, sehingga belum diteken oleh Presiden Joko Widodo.

Meski begitu, ia menilai saat ini situasi di masyarakat sudah mulai kondusif. Bamsoet pun mengapresiasi masyarakat yang mengajukan uji materi terhadap UU tersebut melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Terkait UUMD3, alhamdulillah publik semakin dewasa dalam menyikapi ketidaksetujuannya terhadap suatu UU yang telah diputuskan bersama antara Pemerintah dan DPR selaku pembuat UU, yakni melalui uji materi di Mahkamah Konstitusi. Kami yakin, MK dapat memutuskan yang terbaik bagi rakyat,” ucap politikus Partai Golkar itu.

Menutup pidato pembukaan sidang, Bamsoet melemparkan dua bait pantun.

Lewat pantun itu, ia mengucapkan selamat bekerja kepada para anggota Dewan :

Main bola cari keringat
Kiper berjaga bola tak lewat
Kita ini pilihan masyarakat
Mari bekerja melayani rakyat

Dokter jaga siap di meja
Merawar yang miskin ataupun kaya
Melaksanakan MD3 dengan atau tanpa revisi MK
Kalau kita giat bekerja
Rakyat sayang dan makin percaya. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline