logo seputarnusantara.com

Cerita Mbah Lami, Janda Tua yang Tinggal Seatap dengan Kambing di Bojonegoro

26 - Mar - 2018 | 10:58 | kategori:Daerah

Bojonegoro. Seputar Nusantara. Miris, di usia senjanya, Mbah Lami justru tinggal seatap dengan kambing.

Namun ia hanya bisa pasrah dengan kondisinya tersebut.

Wanita berusia 73 tahun itu tinggal di sebuah rumah berukuran 3 x 6 meter.

Rumah itu hanya berdinding kayu papan dan tiang dari bambu.

Keduanya pun mulai rusak dimakan waktu.

Bahkan dinding yang telah mengalami kerusakan hanya ditambal dengan lembaran plastik bekas banner atau kain sarung. Lantai rumah Mbah Lami juga hanya beralaskan tanah dan beratap genting tanah liat.

Tak hanya itu, Mbah Lami juga tinggal seatap dengan lima ekor kambing peliharaannya. Untuk memisahkan tempat tidur dengan kandang kambing, hanya ada sekat anyaman bambu setinggi satu meter.

Dalam rumah itu juga tidak ditemukan banyak perabot, hanya ada satu kursi, meja dan tempat tidur dari bambu yang juga sudah mengalami kerusakan. Alas tidurnya bukan seprai melainkan tikar.

” Kula piyambak. Nek enjing dateng griyo niki. Kadang nggih diajak mantuk anak nek jawah nopo angin (Saya tinggal sendirian. Kalau pagi di rumah sini. Kadang diajak pulang ke rumah anak jika hujan angin, red),” tutur Mbah Lami, Senin (26/3/2018).

Mbah Lami beralasan, ia takut berada di rumahnya saat musim penghujan sebab khawatir rumahnya roboh diterjang angin. Kedua anaknya juga sudah berumah tangga dan memiliki rumah masing-masing meski sederhana.

Kondisi fisik Mbah Lami pun cukup mengkhawatirkan. Warga Dusun Srawun, Desa Wadang, Kecamatan Ngasem Bojonegoro itu tak lagi bisa melihat karena katarak yang dideritanya. Mbah Lami juga mengalami gangguan pada kakinya sehingga ia sulit berjalan.

Untuk menopang kebutuhan hidupnya, Mbah Lami mengandalkan bantuan dari tetangga sekitar atau berjualan kambing.

Nek maem biasane diparingi tiyang, kadang sade wedus nek manak (Kalau makan biasanya diberi orang, kadang jualan kambing jika sudah beranak, red),” ungkapnya. (dtc/ Riz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Daerah | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.