logo seputarnusantara.com

Luhut : Persiapan Pertemuan IMF- World Bank Oktober 2018 di Bali Sudah 70%

11 - May - 2018 | 20:26 | kategori:Politik

Jakarta. Seputar Nusantara. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan kesiapan penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank 2018 hingga saat ini sudah sekitar 70%.

Luhut mengatakan kesiapan itu termasuk termasuk sarana serta prasarana pendukung yang bakal digelar di Bali pada Oktober mendatang.

“Persiapan sudah 70% selesai, mencakup infrastruktur IT, hotel, transportasi dan segala macam. Ya most likely mungkin 80%” kata Luhut dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Luhut yang merupakan Ketua Panitia Nasional Penyelenggara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank juga mengatakan telah menyiapkan berbagai upaya penanganan bencana alam serta langkah evakuasi yang bakal dilakukan.

“Terkait isu bencana alam semua sudah kita siapkan, jadi rencana evakuasi, erupsi Gunung Agung, TNI AL, kemudian lapangan terbang kita siapkan di Banyuwangi, sekaligus mempersiapkan turis destinasi,” kata dia.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai destinasi untuk para tamu yang bakal hadir dalam gelaran tersebut. Luhut bilang panitia menyiapkan perbaikan infrastruktur di destinasi wisata tersebut.

“Jadi kalau kalau kami investasi tadi, ada uang keluar, ada yang bilang duit bermiliar keluar, saya jelasin sekarang. Jadi malah hitung, dengan uang anggaran IMF World Bank tadi, kami memperbaiki turis destinasi,” kata dia.

“Misalnya untuk Banyuwangi kita siapkan untuk perbaikan lapangan terbangnya, perbaikan segala macam, kira-kira Rp 82 miliar angkanya. Kemudian kita perbaiki juga Labuan Bajo, Labuan Bajo juga sekarang lagi jalan perbaikannya, mulai dari lapangan terbang, air, pembuangan sampah, dan lainnya,” sambung dia.

Lebih lanjut Luhut memastikan bahwa segala persiapan tersebut bakal selesai sebelum penyelenggaraan Annual Meeting IMF-Worl Bank pada Oktober mendatang.

“Kita siap semua bulan Oktober semua. Infrastruktur di Bali kita siapkan juga terowongan, underpass, itu kalau sudah IMF World Bank kan bisa dipakai juga, untuk kelancaran di bandara. Jadi jangan macet. Yang kedua kita bikin cruise terminal, yang belum pernah ada di sejarah Indonesia. Nanti selesai Agustus akhir,” tuturnya. (dtc/Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Politik | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.