logo seputarnusantara.com

Dengar Azan, Penjual Bakso Gratis Langsung Tinggalkan Dagangannya

Dengar Azan, Penjual Bakso Gratis Langsung Tinggalkan Dagangannya

31 - Jul - 2018 | 13:25 | kategori:Headline

Surabaya. Seputar Nusantara. Penjual bakso yang menggratiskan dagangannya untuk penghafal Al Quran, Sayful Bakrie tak segan meninggalkan gerobaknya saat azan berkumandang.

Hal ini terlihat saat media sedang mewawancarai Sayful dan azan berkumandang.

Pria asal Gresik ini langsung meminta izin untuk menunaikan salat di Masjid yang tak jauh dari lokasinya berjualan.

“Bentar ya mbak, saya keri (geli, red) kalau denger Adzan tapi ndak langsung salat jamaah,” pamitnya sembari mengambil baju kokoh putih yang disimpannya dalam gerobak.

Bahkan kehadiran Sayful juga disambut baik oleh takmir masjid. Tak jarang, Sayful diminta untuk menjadi muazin atau imam salat jika memang tak ada yang bisa dimintai memimpin salat.

“Alhamdulilah, karena takmir di sini juga mendukung saya, disuruh azan, kadang menggantikan mengimami juga,” tuturnya usai salat.

Bapak dua anak itu mengaku berjualan di depan Masjid Al Ikhlas, di area Terminal Purabaya, Sidoarjo seakan telah menjadi garis hidupnya. Pada awalnya Sayful berjualan bakso sembari berkeliling.

Namun karena kebiasaan bergegas pergi ke masjid saat mendengar azan, maka Sayful pun sering mampir ke masjid tersebut. Tak disangka, setelah salat, dagangannya pun selalu ramai pembeli.

“Saya jual bakso ini ikut orang. Ini saya awalnya keliling-keliling tapi lakunya nggak seberapa. Begitu saya disini lakunya tambah besar. Oh berarti jodohnya di sini. Karena setiap azan saya usahakan istiqamah selalu jamaah dimanapun tempatnya, terus setelah lari ke sini kok laris,” paparnya.

Sayful menambahkan masjid ini juga menjadi saksi kedatangannya merantau ke Surabaya yang disebutnya tak disengaja ini. Dulu, saat hendak kembali ke kampung halamannya di Gresik, Sayful yang melakukan perjalanan dari Lamongan tertidur di bus.

Saat bangun, ia baru menyadari jika sudah sampai di Terminal Purabaya. Akhirnya Sayful memutuskan untuk melanjutkan tidur hingga menunaikan salat Subuh di masjid tersebut.

Usai salat, ia bertemu dengan penjual bakso dan diajak untuk berjualan.

“Ketika saya naik bis ketiduran maunya pulang ke Gresik terus turun ke sini (Terminal Purabaya). Akhirnya tidur sini dan saya salat Subuh di sini, lalu saya ikut orang jual bakso berjualan keliling,” tuturnya penuh senyum. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.