logo seputarnusantara.com

Prabowo Subianto Incar Kaum Milenial, 2 Kandidat Cawapresnya Tokoh Muda?

Prabowo Subianto Incar Kaum Milenial, 2 Kandidat Cawapresnya Tokoh Muda?

Prabowo Subianto, Capres 2019

6 - Aug - 2018 | 15:24 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Ketum Gerindra Prabowo Subianto sempat menekankan butuh sosok cawapres yang dekat dengan kaum muda.

Lalu kini Gerindra menyatakan kandidat Cawapres sudah mengerucut ke dua nama.

Dua-duanya tokoh muda?

Hingga saat ini, koalisi Prabowo masih berembuk. Eks Danjen Kopassus itu juga belum memutuskan siapa yang akan dipilih mendampinginya di Pilpres 2019.

Namun Prabowo pernah berbicara soal kriteria sosok cawapres yang dicarinya. Hal tersebut ia sampaikan setelah bertandang ke kediaman Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Selasa (24/7/2018) lalu.

Soal kriteria cawapresnya itu disampaikan Prabowo saat menanggapi kemungkinannya berpasangan dengan putra sulung SBY yang juga Ketua Kogasma PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia mengatakan mencari sosok yang berkapasitas dan harus bisa berkomunikasi dengan baik kepada kelompok anak muda. Dan jika memang harus bersama AHY maju di Pilpres 2019, dia tidak akan menolak.

“Tapi terus terang saya katakan, kriteria yang saya butuh adalah kriteria orang yang kapabel, orang yang bisa tentunya berkomunikasi dengan baik dengan generasi muda, karena memang pemilih mayoritas adalah di bawah usia 40 tahun. Kalau umpamanya dalam pertemuan nanti nama AHY muncul sebagai yang dibicarakan, saya harus katakan, why not?” jelas Prabowo kala itu.

Hal senada disampaikan anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade. Dia menyebut sang ketum mencari sosok cawapres yang mampu menjembataninya dengan pemilih milenial demi menambah pemilih.

“Pak Prabowo menyatakan bahwa salah satu prasyarat cawapres beliau adalah orang yang bisa menjembatani komunikasi Pak Prabowo dengan pemilih milenial. Ini menunjukkan bahwa orang yang mampu ini (menggaet suara milenial) yang akan dipilih oleh Pak Prabowo menjadi cawapres,” kata Andre di Mandailing Cafe, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (5/8).

Bukan tanpa alasan Prabowo mencari sosok yang mampu menjembatani dengan pemilih milenial. Hal tersebut lantaran pada Pilpres 2019, suara kaum milenial cukup besar.

“Kenapa? Karena 100 juta pemilih di Pilpres 2019 adalah kaum pemilih milenial. Sehingga Pak Prabowo memang butuh pendamping yang bisa dan mampu berkomunikasi dengan pemilih milenial yang merupakan ceruk terbesar di pemilih 2019,” tutur Andre.

Nama AHY (40 tahun) memang masuk menjadi satu dari 3 kandidat cawapres bagi Prabowo. Kandidat lainnya adalah dua nama yang menjadi rekomendasi Ijtimak Ulama, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri (64) dan Ustaz Abdul Somad (41).

“Kalau misalnya dari Demokrat itu Pak AHY, kemudian dari rekomen Ijtimak kita untuk cawapresnya kan ada Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Salim Segaf, berarti setidaknya ada tiga nama yang ada sekarang ini,” ungkap Waketum Fadli Zon, Rabu (1/8).

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani sudah bicara bahwa kandidat cawapres Prabowo mengerucut ke dua nama. Namun memang Muzani tak mengungkap kedua nama tersebut.

“Pembicaraan sampai dengan tadi malam, wakil presiden yang akan mendampingi Pak Prabowo sudah mulai mengerucut dua nama,” kata Muzani di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/8). (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline