logo seputarnusantara.com

Sejumlah Desa di Luragung- Kuningan Jawa Barat Alami Kekeringan, Polisi Turun Tangan

23 - Aug - 2018 | 21:24 | kategori:Daerah

Kuningan. Seputar Nusantara. Sejumlah desa di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengalami kekeringan.

Polisi pun turun tangan dengan membantu menyalurkan air bersih.

“Iya, artinya polisi tidak harus mengatasi kriminal. Kalau bisa membantu kesulitan warga, tidak ada salahnya membantu. Kita harus selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam keadaan seperti ini, sehingga jangan sampai mereka tidak mendapatkan air bersih. Kata kuncinya adalah ‘peduli’,” kata Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan, Kamis (23/8/2018).

Ada tiga desa yang mengalami kekeringan, yakni Desa Cileuya dan Desa Cimahi di Kecamatan Luragung serta Desa Kananga di Kecamatan Cimahi. Kekeringan terjadi dalam 2 bulan terakhir.

Kondisi ini mengakibatkan sawah kering. Sumur yang menjadi sumber mata air warga juga kering kerontang.

“Warga mengandalkan air dari sumur, tetapi sumur juga sudah kering sehingga mereka harus mengambil air ke sumber air sejauh 3 kilometer,” ujar Iman.

Polisi pun turun tangan mengatasi kesulitan warga ini. Polisi bersama PDAM menyalurkan air bersih kepada warga.

“Di Luragung satu minggu satu kali pengiriman 2 tangki atau 10 ribu liter. Dalam satu minggu kita kirim 12 tangki, tapi itu masih kurang. Airnya dari PDAM, kita koordinasi dengan PDAM,” kata Kapolsek Luragung AKP Agus Suroso.

Penyaluran air menggunakan tangki toren yang diangkut mobil double cabin. Polisi menyalurkan air tersebut sebanyak empat kali dalam satu hari.

“Kapasitas toren 1 ton, kita kirim pakai 2 mobil, kami bisa lakukan pengiriman sehari 4 kali untuk satu blok di satu desa,” sambungnya.

Ia menambahkan, warga di Kecamatan Luragung yang membutuhkan air bersih bisa menghubungi Polsek Luragung.

“Kapan pun membutuhkan air bersih, silakan menghubungi polsek,” tuturnya. (dtc/Anggi)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Daerah | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.