logo seputarnusantara.com

Pembelaan Dari Politikus Hingga Tokoh- Tokoh Nasional Untuk Ustadz Abdul Somad Yang Mengaku Diintimidasi

5 - Sep - 2018 | 15:49 | kategori:Agama dan Opini

Jakarta. Seputar Nusantara. Rencana ceramah Abdul Somad Batubara (UAS) di beberapa wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur terpaksa dibatalkan karena sang ustaz mengaku diancam dan diintimidasi.

Pembelaan datang berbondong-bondong, dari politikus hingga tokoh nasional.

Ustaz Abdul Somad mengungkapkan, pembatalan ceramah secara terpaksa karena dugaan intimidasi itu lewat Instagram-nya, seperti dilihat pada Senin (3/9/2018).

Somad mengatakan intimidasi tersebut membuat beban panitia semakin berat dan memengaruhi kondisi psikologis dai asal Riau ini.

“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang,” tulis Somad.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut umat beragama perlu siraman rohani. Abdul Somad, selaku salah satu ustaz, punya peran penting demi mewujudkan kebutuhan umat.

Lebih jauh, Lukman turut menyinggung Polri terkait pengakuan Somad itu. Lukman meminta Polri melindungi penceramah agama dalam berdakwah.

“Jaminan perlindungan keselamatan dan keamanan kepada Ustaz Abdul Somad dan kepada semua pemuka dan penceramah agama haruslah terus terjaga dan terpelihara,” tegas Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam keterangannya.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku sedih atas kejadian yang menimpa Somad. Mardani mengatakan UAS merupakan aset umat Islam Indonesia. Ia heran terhadap adanya orang-orang yang tersinggung oleh ceramah-ceramah yang disampaikan UAS.

“Itu tragedi bagi bangsa ini,” ucap Mardani.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade turut menyesalkan dugaan intimidasi terhadap Abdul Somad. Bagi Andre, polisi harus melakukan penyelidikan.

“Harapan kami, tentu pihak Polri bisa turun tangan untuk menyelidiki hal ini,” tegas Andre.

Terkait pengakuan Somad, Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin turut buka suara. Bagi Ma’ruf, tak ada ancaman ataupun intimidasi yang menimpa Somad.

Ma’ruf menilai Abdul Somad sudah mendapatkan legitimasi sebagai dai kondang di Tanah Air karena bisa berceramah di MPR dan Mabes TNI AD. Dia juga menilai isi ceramah Ustaz Somad bagus. Polisi telah menyarankan Abdul Somad melapor jika memang mendapat ancaman.

“Tidak ada intimidasi, ya mungkin ada sesuatu yang perlu diluruskan, tetapi secara umum tidak ada intimidasi,” kata Ma’ruf setelah berziarah ke makam pendiri NU KH Hasyim Asy’ari di PP Tebuireng, Jombang.

Salah satu agenda yang dibatalkan Ustaz Abdul Somad ialah tablig akbar di Kota Malang. Ada empat lokasi yang rencananya dihadiri UAS. Salah satunya tablig akbar di Masjid Jami’ Kota Malang, Minggu (2/8/2018).

Koordinator Umum Gerakan Aswaja Malang Raya (GAMAL) Habib Asadullah bin Alwy Alaydrus mengatakan pembatalan tablig akbar yang rencananya dihadiri UAS di luar kehendak panitia, melainkan murni keputusan dari UAS. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Agama dan Opini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Agama dan Opini