logo seputarnusantara.com

Bahrum Daido : Pemerintah Pusat & Daerah Harus Antisipasi Musim Hujan

Bahrum Daido : Pemerintah Pusat & Daerah Harus Antisipasi Musim Hujan

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat

11 - Sep - 2018 | 13:10 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Akhir tahun 2018 ini diprediksi akan turun hujan.

Musim penghujan diperkirakan akan mulai pada bulan Oktober atau November 2018 nanti.

Untuk mengantisipasi musim hujan, yang tentunya debit air akan tinggi, kemungkinan akan ada bencana banjir dan tanah longsor, maka pemerintah pusat dan daerah harus mempersiapkan segala sesuatunya supaya tidak berdampak buruk bagi masyarakat.

Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa seiring dengan akan datangnya musim penghujan, maka pemerintah baik pusat maupun daerah harus mengantisipasi dan mempersiapkan segala sesuatunya supaya musim penghujan mendatang tidak mendatangkan musibah.

Bahrum memaparkan, semua daerah di Indonesia harus siap siaga dalam menghadapi musim penghujan. Karena musim hujan debit air akan tinggi.

” Maka semua aparatur pemerintah baik pusat maupun daerah harus segera melakukan survey dan pemetaan terhadap wilayahnya masing- masing yang berpotensi rawan bencana, baik bencana banjir, maupun tanah longsor akibat musim penghujan,” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Senin 10 September 2018.

Lebih lanjut Bahrum menjelaskan, saluran- saluran air, drainase, dan sungai harus diproteksi dan dibersihkan supaya aliran air lancar dan tidak menimbulkan banjir.

” Kendalanya masalah anggaran. Masalah anggaran ini merupakan masalah klasik di Indonesia. Seharusnya kalau memang untuk kepentingan rakyat, anggaran harus disediakan. Karena anggaran untuk proteksi dan penanganan musim penghujan ini, yang sering menimbulkan banjir dan tanah longsor, sangat penting digelontorkan,” tegasnya.

Koordinasi lintas sektoral, menurutnya, sangat perlu segera dilakukan. Balai Besar Sumber Daya Air, Balai Besar Jalan dan Jembatan di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), harus segera berkoordinasi dengan Dinas PU di Provinsi dan Kabupaten/ Kota.

” Koordinasi lintas instansi ini untuk memperkecil korban dari musibah banjir dan tanah longsor yang sering terjadi di musim penghujan. Maka, baik pemerintah pusat maupun daerah harus meminimalisir dampak dari musibah banjir dan tanah longsor. Saya yakin, kalau koordinasi berjalan dengan baik, maka korban akan dapat diminimalisir,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.