logo seputarnusantara.com

Ijtimak Ulama II Akan Bahas Peran Ulama Dukung Prabowo- Sandiaga Uno

Ijtimak Ulama II Akan Bahas Peran Ulama Dukung Prabowo- Sandiaga Uno

13 - Sep - 2018 | 15:26 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Ketua GNPF Ulama Ustaz Yusuf Muhammad Martak memastikan Ijtimak Ulama II digelar bukan untuk menentukan arah dukungan ulama di Pilpres 2019.

Menurutnya, Ijtimak Ulama II digelar untuk membahas peranan ulama dalam mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Yang mana nantinya akan dibahas masalah pasangan calon yang sudah ditetapkan dan sudah didaftarkan. Dan yang perlu dicatat ijtimak kedua diadakan yaitu semangat pergantian presiden,” kata Yusuf di restoran Hayam Wuruk, Jl Tebet Barat Dalam Raya, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).
“Jadi clear, jangan ada pertanyaan apakah nanti akan bergeser (dukungan ke pasangan Jokowi- KH Ma’ruf Amin),” imbuhnya.

Dengan kata lain, dapat dipastikan hasil Ijtimak Ulama II tak akan mengubah dukungan untuk Prabowo-Sandiaga. Namun, nantinya, dalam Ijtimak Ulama II ini akan ada penandatanganan pakta integritas mengenai komitmen ulama dan Prabowo-Sandiaga.

“Yang akan dibahas nanti sejauh apa para ulama akan memberikan dukungan dan sejauh apa komitmen yang akan diberikan. Kalau itu semuanya berjalan dengan baik dan mulus akan terjalin komunikasi dan kerja sama yang baik. Di mana nantinya pasangan calon juga akan memberikan komitmennya dengan menandatangani pakta integritas,” terang Yusuf.

Ijtimak Ulama II digelar pada 16 September 2018. Namun, pihak panitia sepakat untuk tak memberitahu lokasinya.

“Tempatnya di Jakarta, Insyaallah,” kata Ketua Panitia Ijtimak Ulama II, Mohammad Nur Sukma di lokasi yang sama.

Sebelumnya, Ijtimak Ulama pertama sempat digelar di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat. Ijtimak I merekomendasikan Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad jadi cawapres Prabowo. Namun pada akhirnya Prabowo memilih Sandiaga jadi cawapres. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.