logo seputarnusantara.com

Eni Bantah Suap PLTU Riau Mengalir ke Suami di Pilkada Temanggung

3 - Oct - 2018 | 15:57 | kategori:Hukum

Jakarta. Seputar Nusantara. Eni Maulani Saragih membantah adanya uang suap PLTU Riau-1 di Pilkada Temanggung.

Tersangka kasus suap itu memastikan kemenangan suaminya, M Al Khadziq, di pilkada itu tidak dicampuri duit suap.

“Insyaallah nggak ada ya,” ujar Eni usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Eni sebelumnya mengaku telah mengembalikan uang suap lagi ke KPK. Ini merupakan pengembalian uang kedua yang dilakukannya.

“Saya janji untuk kembalikan semua. Pokoknya saya lagi berusaha semaksimal mungkin, kooperatif, dan apa yang memang itu saya gunakan sendiri saya akan kembalikan. Mana yang dipakai untuk Munaslub Golkar ya Golkar yang mengembalikan,” ucapnya.

Sebelumnya, KPK menduga ada aliran dana untuk keperluan Pilkada Temanggung yang diikuti suami Eni, M Al Khadziq, yang kini terpilih menjadi Bupati. Namun, KPK tak menjelaskan terkait atau tidaknya aliran duit dari Eni dengan kasus PLTU Riau-1.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Eni selaku Wakil Ketua Komisi VII DPR sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap dari seorang pengusaha bernama Johannes B Kotjo. Eni diduga menerima duit Rp 4,8 miliar dari Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd yang merupakan salah satu konsorsium proyek PLTU Riau-1

Saat proses pengembangan penyidikan perkara, KPK menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. Dia diduga menerima janji yang sama dengan Eni yakni USD 1,5 juta dari Kotjo bila proyek PLTU Riau-1 jadi dikerjakan perusahaan Kotjo. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Hukum | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Hukum