logo seputarnusantara.com

Air Banjir Belum Juga Surut, Ratusan Warga di Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Masih Enggan Dievakuasi

17 - Jan - 2019 | 15:39 | kategori:Nasional

Purworejo- Jawa Tengah. Seputar Nusantara. Banjir masih menggenangi belasan desa di Purworejo, Jawa Tengah.

Meski demikian, sebagian besar warga menolak untuk dievakuasi.

Hingga saat ini banjir masih merendam 16 desa yang tersebar di 6 Kecamatan.

Belasan desa yang terendam antara lain berada di Kecamatan Butuh, Bayan, Grabag, Purwodadi, Bagelen, dan Ngombol.

Salah satu daerah terparah adalah di Desa Wironatan, Kecamatan Butuh. Dari 900 warga lebih yang terdampak banjir, hanya sekitar 39 orang saja yang bersedia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu warga yang enggan dievakuasi adalah Mustika (45). Ia tetap ingin tinggal di rumah dengan alasan menjaga ayahnya, Karto (80) yang sudah renta. Sebab Karto juga tidak mau tinggal beramai-ramai bersama pengungsi lain.

“Ya kami sekeluarga tetap bertahan di sini karena orang tua tidak mau diajak, kalau di pengungsian ramai orang malah bingung nanti minta pulang terus malah repot,” kata Mustika yang ketika ditemui di rumahnya, Kamis (17/1/2019).

Meski persediaan makanan tinggal sedikit, Mustika mengaku masih cukup untuk beberapa hari ke depan, hanya saja kesulitan untuk mencari air bersih. Mustika dan 5 anggota keluarga lain sampai saat ini masih dikepung air dengan ketinggian 1 meter.

Sementara itu, Dandim 0708 Purworejo Lelkol Inf. Muchlis Gasim bersama petugas lain terus terjun ke lapangan guna membujuk warga agar bersedia dievakuasi. Namun hingga siang ini, warga Desa Wiromartan yang berhasil dinaikkan perahu hanya 2 orang saja.

“Ya hingga siang ini kami bersama BPBD dan masyarakat lainnya melaksanakan evakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Wironatan yang merupakan salah satu daerah terparah. Yang bersedia dievakuasi hari ini baru 2 orang itu pun sudah kami bujuk sejak tadi malam dan sekarang kita bujuk lagi mau, jadi totalnya warga sini yang sudah dievakuasi ada 39 warga,” ungkap Muchlis saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, debit air di daerah tersebut sampai saat ini belum surut bahkan hingga beberapa hari ke depan. Warga lain pun diimbau agar segera mengungsi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Debit air mungkin masih akan tetap sama sampai beberapa hari ke depan dan belum surut, nanti kendalanya mungkin akan ada yang sakit maka kita imbau agar semua warga untuk mengungsi di posko yang sudah kita dirikan,” lanjutnya.

Seperti diwartakan sebelumnya bahwa hujan deras yang mengguyur Purworejo menyebabkan tanggul jebol dan beberapa sungai meluap sehingga menyebabkan banjir. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Nasional | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.