logo seputarnusantara.com

Totok Daryanto Sosialisasi 4 Pilar Guna Perkuat Konstitusi Negara Indonesia

Totok Daryanto Sosialisasi 4 Pilar Guna Perkuat Konstitusi Negara Indonesia

H. Totok Daryanto, SE., Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi PAN saat Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara

8 - Mar - 2019 | 19:54 | kategori:Headline
Malang. Seputar Nusantara. Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) H. Totok Daryanto, SE., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Malang- Jawa Timur.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan TD Center, Dapil Jatim V.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Kalipare, Kabupaten Malang- Jawa Timur, pada tanggal 6 Maret 2019.
Dalam paparannya, Totok Daryanto menyampaikan bahwa pentingnya Sosialisasi 4 Pilar di Daerah Pemilihan (Dapil) Anggota MPR RI adalah dalam rangka manifestasi tanggung jawab Anggota MPR untuk membangun daerah.
” Tujuan Sosialisasi 4 Pilar diantaranya adalah agar seluruh penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai- nilai luhur Bangsa sebagaimana terdapat dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” terang Totok Daryanto.
Dalam sesi tanya jawab, peserta Sosialisasi 4 Pilar mempertanyakan tentang perekonomian bangsa saat ini menujukkan angka yang cukup menyedihkan. Rupiah melemah dan banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya. Kondisi ini menunjukkan bahwa saat ini peran negara sangat lemah untuk memproteksi kesejahteraan rakyatnya sesuai dengan amanat konstitusi. Bagaimana menurut Bapak?
Kemudian Totok Daryanto menjelaskan, memang kita semua menyadari bahwa perekonomian kita saat ini menunjukkan angka yang kurang menyenangkan dan harga- harga pokok cenderung merangkak naik.
” Namun yang perlu ditekankan disini adalah, bahwa buruknya perekonomian bangsa ini menjadi isu global, dimana semua negara saat ini juga sedang mengalami keterpurukan ekonomi, seperti Yunani. Negara yang menjamin kesejahteraan penduduk pastinya akan mengeluarkan regulasi untuk menjaga kestabilan ekonomi, dan pemerintahpun tentunya memiliki hitungan atas semua kebijakan yang diambilnya. Oleh karena itu, kita yang merupakan rakyat dimohon untuk menghargai kebijakan pemerintah dan turut memantau kebijakan yang diberikan supaya kebermanfaatannya lebih banyak kepada rakyat Indonesia,” jelas Totok Daryanto.
Kemudian pertanyaan peserta selanjutnya adalah siapa yang disalahkan ketika korupsi itu terjadi? Padahal pelakunya orang Indonesia itu sendiri. Dan juga Indonesia adalah negara yang memiliki hukum dan juga konstitusi dan kenapa masih ada hal- hal seperti itu?
Menjawab pertanyaan tersebut, Totok Daryanto memaparkan bahwa sistem yang dimiliki oleh Indonesia dibuat sedemikian rupa untuk menutup celah oknum yang ingin melakukan tindakan penyelewengan.
” Sehingga, jika terdapat pertanyaan siapa yang perlu dipersalahkan, bukan lagi jawabannya adalah sistem, namun orang perseorangan atau kelompok yang melakukan korupsi tersebut,” jelas Totok Daryanto. (Aziz).kabu

Kabupaten Malang. Seputar Nusantara. Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) H. Totok Daryanto, SE., melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Malang- Jawa Timur.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan TD Center, Dapil Jatim V.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Kalipare, Kabupaten Malang- Jawa Timur, pada tanggal 6 Maret 2019.

Sedangkan Nara Sumber dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar tersebut adalah H. Totok Daryanto, SE., Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional).

Dalam paparannya, Totok Daryanto menyampaikan bahwa pentingnya Sosialisasi 4 Pilar di Daerah Pemilihan (Dapil) Anggota MPR RI adalah dalam rangka manifestasi tanggung jawab Anggota MPR untuk membangun daerah.

” Tujuan Sosialisasi 4 Pilar diantaranya adalah agar seluruh penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai- nilai luhur Bangsa sebagaimana terdapat dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” terang Totok Daryanto.

Dalam sesi tanya jawab, peserta Sosialisasi 4 Pilar mempertanyakan tentang perekonomian bangsa saat ini menunjukkan angka yang cukup menyedihkan. Rupiah melemah dan banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan karyawannya. Kondisi ini menunjukkan bahwa saat ini peran negara sangat lemah untuk memproteksi kesejahteraan rakyatnya sesuai dengan amanat konstitusi. Bagaimana menurut Bapak?

Kemudian Totok Daryanto menjelaskan, memang kita semua menyadari bahwa perekonomian kita saat ini menunjukkan angka yang kurang menyenangkan dan harga- harga pokok cenderung merangkak naik.

” Namun yang perlu ditekankan disini adalah, bahwa buruknya perekonomian bangsa ini menjadi isu global, dimana semua negara saat ini juga sedang mengalami keterpurukan ekonomi, seperti Yunani. Negara yang menjamin kesejahteraan penduduk pastinya akan mengeluarkan regulasi untuk menjaga kestabilan ekonomi, dan pemerintahpun tentunya memiliki hitungan atas semua kebijakan yang diambilnya. Oleh karena itu, kita yang merupakan rakyat dimohon untuk menghargai kebijakan pemerintah dan turut memantau kebijakan yang diberikan supaya kebermanfaatannya lebih banyak kepada rakyat Indonesia,” jelas Totok Daryanto.

Kemudian pertanyaan peserta selanjutnya adalah siapa yang disalahkan ketika korupsi itu terjadi? Padahal pelakunya orang Indonesia itu sendiri. Dan juga Indonesia adalah negara yang memiliki hukum dan juga konstitusi dan kenapa masih ada hal- hal seperti itu?

Menjawab pertanyaan tersebut, Totok Daryanto memaparkan bahwa sistem yang dimiliki oleh Indonesia dibuat sedemikian rupa untuk menutup celah oknum yang ingin melakukan tindakan penyelewengan.

” Sehingga, jika terdapat pertanyaan siapa yang perlu dipersalahkan, bukan lagi jawabannya adalah sistem, namun orang perseorangan atau kelompok yang melakukan korupsi tersebut,” jelas Totok Daryanto. (Aziz).

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.