logo seputarnusantara.com

KPK Safari ke Kantor Parpol Bahas Masalah Pendanaan Partai Politik

KPK Safari ke Kantor Parpol Bahas Masalah Pendanaan Partai Politik

12 - Mar - 2019 | 10:45 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. KPK bakal bersafari ke kantor-kantor partai politik.

Ada 10 kantor DPP dan DPD parpol yang rencananya didatangi tim Satgas Politik KPK.

“Tim akan didampingi oleh Deputi Pencegahan, Pahala Nainggolan atau Direktur Dikyanmas, Giri Suprapdiono mendatangi 6 DPP Parpol dan 4 DPW atau DPD Parpol DKI Jakarta,” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).

Tim tersebut bakal membahas perbaikan sistem pendanaan partai politik. Perbaikan pendanaan itu, menurut KPK, bakal dilakukan dengan menghitung berapa dana yang dibutuhkan parpol dalam kegiatan politik serta membahas pengelolaan keuangan parpol karena dana yang bakal diberikan berasal dari negara.

“Perbaikan pendanaan ini bisa beberapa hal, pertama, menghitung dana yang rasional dan realistis yang dibutuhkan oleh parpol dalam berkegiatan dan yang kedua, membahas aspek akuntabilitas dan keterbukaannya pada publik karena uang yang digunakan itu adalah uang dari masyarakat,” ujar Febri.

Dia menyebut kegiatan ini dilakukan berdasar pada hasil kajian KPK. Febri menyatakan berdasarkan kajian itu, salah satu akar persoalan korupsi politik yang harus diselesaikan adalah soal pendanaan.

“Dari banyak kajian yang dilakukan oleh KPK dan juga dari kasus-kasus yang dicermati oleh KPK, salah satu akar persoalan dari korupsi politik itu yang harus diselesaikan adalah dari aspek pendanaannya,” ucapnya.

Berikut daftar dan jadwal safari KPK ke kantor partai politik :

Selasa, 12 Maret 2019 :
DPP PDIP
DPP PKS
DPP PKB
DPP Partai Gerindra

Kamis, 14 Maret 2019 :

DPP Demokrat
DPD PDIP DKI Jakarta
DPW PKS DKI Jakarta
DPP Golkar
DPD Golkar DKI Jakarta
DPD Gerindra DKI Jakarta. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline