logo seputarnusantara.com

Pembantaian Muslim Salat Jumat di New Zealand Tindakan Teroris Yang Biadab

Pembantaian Muslim Salat Jumat di New Zealand Tindakan Teroris Yang Biadab

Polisi Selandia Baru Amankan Lokasi

16 - Mar - 2019 | 06:13 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Penembakan massal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru menjadi duka bagi dunia kemanusiaan.

Kecaman keras pun datang dari sejumlah tokoh Tanah Air.

Aksi penembakan brutal itu setidaknya menyebabkan 49 orang meninggal dunia.

Pihak Kepolisian Selandia Baru juga sudah menangkap empat orang pelaku yang terdiri tiga laki-laki dan satu perempuan.

Selain itu, polisi menemukan bahan peledak yang dipasang di kendaraan sebagai bagian dari serangan itu.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, menyebut insiden ini sebagai kejadian yang terkelam karena belum pernah terjadi sebelumnya.

Jacinda Ardern, mengecam keras penembakan brutal tersebut. PM Adern menyebut penembakan brutal itu sebagai serangan teroris.

“Sudah jelas bahwa ini sekarang hanya bisa disebut sebagai sebuah serangan teroris,” ucap PM Ardern dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (15/3).

Pelaku penembakan brutal itu juga sempat menayangkan aksi brutalnya via layanan live streaming di internet. Video live streaming berdurasi 17 menit itu telah dihapus dari internet oleh otoritas terkait.

Seperti dilansir media lokal Selandia Baru, The New Zealand Herald, Jumat (15/3/2019), dalam live streaming itu, pelaku menyebut namanya sebagai Brenton Tarrant. Nama itu mengarah kepada seorang pria kulit putih berusia 28 tahun kelahiran Australia.

Dubes RI untuk Selandia Baru di Wellington, Tantowi Yahya, menyatakan ada 2 WNI yang turut menjadi korban luka dalam serangan itu. Tantowi menyebut insiden itu membuat sejumlah WNI panik.

“Informasi terbaru, ada 2 WNI yang menjadi korban,” kata Tantowi Yahya saat dihubungi, Jumat (15/3). (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline