logo seputarnusantara.com

Ramadhan Yang Fun dan Mendamaikan Ala Remaja Masjid Sunda Kelapa

29 - Apr - 2019 | 08:36 | kategori:Agama dan Opini

Jakarta. Seputar Nusantara. Banyak cara kreatif menyambut bulan suci Ramadhan 2019.

Jangan kalah dengan anak muda remaja masjid Sunda Kelapa yang bikin acara seru sepanjang hari.

Ada berbagai cara masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Remaja Islam Masjid Sunda Kelapa (RISKA) misalnya, menggelar serangkaian kegiatan yang dibalut dalam tema besar Fun-0-Rama Ramadhan Rhapsody: Your Epic Adventure Starts Here.

“Acara kita tahun ini adalah Ramadan Rhapsody, apa sih artinya, artinya itu kita sambut bulan Ramadan dengan kegembiraan,” ungkap Ketua Ramadan Bersama RISKA, Mochammad Iqmal di lokasi, Minggu (29/4/2019) malam.

Peserta dari kalangan remaja Islam berkumpul di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat sejak Minggu (28/4) pagi. Mereka melakukan kegiatan jalan santai, kompetisi panah, lomba foto, dan vokal grup hingga tabligh akbar.

“Temanya tahun ini kita balut ukhuwah kita yang kemarin sempat terpecah belah akibat situasi politik segala macam. Kita sambut lagi bersama-sama dengan fun, dengan kesenangan lagi, nikmat lagi, bersatu lagi di bulan Ramadan, ” ujar Mochammad Iqmal.

Panitia berharap kegiatan ini menumbuhkan kecintaan terhadap bulan suci umat Islam di kalangan generasi muda. Sekaligus meningkatkan kualitas toleransi beragama yang ditumbuhkan di kalangan remaja di Jakarta.

Sekaligus juga sebagai penyemangat dan menginspirasi remaja agar penuh keceriaan dalam menyambut Ramadhan. Mereka juga menggelar acara talk show dan bazar kuliner dan pakaian di pelataran masjid.

Menjelang malam, sebuah kegiatan bernuansa budaya meramaikan suasana sekitar masjid. Terdapat tenda bazar yang memperkenalkan budaya dan kuliner Timur Tengah. Banyak pelajar dan mahasiswa dari warga sekitar Masjid Sunda Kelapa yang turut meramaikan kegiatan ini.

RISKA juga tengah menghimpun dana guna melakukan renovasi terhadap pesantren Ibtidaul Hasan di Tangerang, Banten. Sebuah pesantren yang kondisinya sangat memprihatinkan walau tak jauh dari ibu kota.

Penggalangan dana yang dimulai sejak 1 Maret lalu sudah mencapai Rp 23,6 juta hingga Minggu (28/4) pukul 19.00 WIB. Jumlah yang dibutuhkan untuk merenovasi adalah Rp 443,63 juta.

“Pesantren ini diurus oleh sepasang suami istri yang berpenghasilan pas-pasan,” ujar salah satu pengurus RISKA, Sarah.

Sarah menjelaskan kondisi pesantren ini dindingnya masih menggunakan bilik-bilik bambu. Terdapat 147 santri dan sebanyak 40 santri tinggal di sana. (dtc/Ath)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Agama dan Opini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.