logo seputarnusantara.com

10 Makanan Sahur Penangkal Lemas dan Ngantuk Saat Puasa Ramadhan

10 Makanan Sahur Penangkal Lemas dan Ngantuk Saat Puasa Ramadhan

6 - May - 2019 | 06:02 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Memasuki bulan suci Ramadhan 1440 H, puasa tak hanya menyiapkan mental namun juga fisik.

Lemas dan lesu menjadi pemandangan yang kerap kita lihat di bulan puasa, tak terkecuali para wanita.

Tubuh wanita didesain berbeda dengan pria, sehingga ada beberapa asupan tertentu yang buruk dan juga baik untuk tubuh saat dikonsumsi.

Biar para wanita makin strong menjalani puasa Ramadhan kali ini, yuk konsumsi 10 makanan sehat berikut ini, seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber :

1. Pepaya

Warna oranye kemerahan pada buah pepaya disebabkan oleh kandung beta karoten dan likopen. Likopen merupakan salah satu antioksidan, yang bisa menurunkan risiko kanker serviks dan payudara, serta menjaga kolesterol dan tekanan darah tetap sehat agar menjauhkan penyakit jantung. Pepaya bisa kamu jadikan pencuci mulut saat sahur maupun berbuka.

2. Alpukat

Tubuh membutuhkan lemak, dan alpukat kaya akan lemak yang sehat. Rutin mengonsumsi buah satu ini juga bisa membantu menyingkirkan lemak perut dan melindungi mata dan kulit. Alpukat juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ dan menaikkan kadar kolesterol ‘baik’, cocok untuk teman berbuka.

3. Bayam

Asam folat yang terkandung dalam sayur bayam bisa membantu meminimalisir risiko demensia, penyakit jantung dan kanker usus. Bayam juga mengandung antioksidan bernama lutein yang bisa melindungi lensa dan retina mata dan bahkan mengusir keriput. Lumayan nih, biar disangka tetap awet muda saat kumpul lebaran nanti!

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan dapat memenuhi kebutuhan protein tanpa lemak dan tinggi akan serat. Kacang juga bisa menurunkan tekanan darah, gula darah dan denyut jantung, yang berisiko menyebabkan penyakit jantung, penyebab kematian wanita tertinggi di dunia. Jadikan kacang-kacangan teman ngemil saat menunggu imsak datang.

5. Yogurt rendah lemak

Yogurt rendah lemak mengandung kalsium yang cukup untuk memenuhi sepertiga asupan yang direkomendasikan. Selain itu, yogurt juga diperkaya dengan vitamin D untuk membantu tubuh menggunakan mineral lebih baik. Jangan konsumsi yogurt saat perut kosong.

6. Ikan sarden

Ikan sarden (lebih baik membeli yang segar) mengandung banyak lemak sehat, vitamin D dan kalsium. Lemak sehat alias lemak omega-3 dapat meningkatkan kualitas air susu ibu (ASI) dan baik untuk bayi jika dimakan sang ibu saat hamil. Ikan sarden segar memiliki kandungan merkuri yang lebih sedikit ketimbang ikan kebanyakan dan bisa jadi pilihan makan malam usai berbuka.

7. Daging sapi tanpa lemak

Daging merah yang memenuhi kebutuhan zat besi paling baik tentu saja daging sapi. Pilihlah daging sapi tanpa lemak, dan wanita sangat membutuhkannya, namun jangan berlebihan. Kemudian hati sapi juga dapat membantu untuk asupan asam folat yang lebih tinggi. Makanan yang tepat usai berbuka nih!

8. Kacang edamame

Kacang edamame penuh akan serat, lemak sehat dan kandungan mirip estrogen yang disebut isoflavon. Isoflavon sangat baik bagi wanita yang mengalami menopause, karena bisa mengurangi gejala hot flashes atau mudah merasa gerah. Kacang edamame bisa kamu jadikan cemilan saat berbuka maupun sahur, atau campurkan dengan menu makan malam.

9. Kale

Sayur kale merupakan sayur yang sama hebatnya dengan bayam. Kandungan vitamin K nya sangat tinggi, yang bisa bekerja bersama kalsium dan vitamin D untuk menjaga tulang tetap kuat dan sehat, supaya kamu tetap strong beraktivitas saat berpuasa.

Satu porsi kale dapat memenuhi 20 persen asupan harian yang direkomendasikan dari vitamin A dan C. Kamu bisa membuat salad dengan kale untuk sahur atau membuat sayur sup menggunakan kale.

10. Buah beri dan ceri

Buah beri dan ceri mengandung flavonoid dan antioksidan yang melindungi sel-sel sehat dari kerusakan. Buah beri dapat membantu otak menjadi lebih tajam, dan kandungan vitamin C bisa membentuk kolagen, protein yang membuat kulitmu kencang dan lembut. Selain sehat, tetap syantik saat puasa juga perlu, dong! (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.