logo seputarnusantara.com

Ratusan Warga Kediri- Jawa Timur Berburu Berkah Dengan Salat Tahajud Bersama

13 - May - 2019 | 05:24 | kategori:Daerah

Kediri. Seputar Nusantara. Saat bulan ramadhan, umat manusia selalu berlomba-lomba melakukan kebaikan dan berburu berkah.

Seperti yang dilakukan ratusan warga Kabupaten Kediri.

Mereka menggelar salat tahajud hampir tiap malam.

Kegiatan yang diinisiasi Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri ini digelar di sejumlah desa seluruh Kecamatan di Kabupaten Kediri.

Seperti yang diungkapkan Ketua TP3 Kabupaten Kediri, Sutrisno. Menurutnya, salat tahajud ini sebenarnya menjadi kegiatan rutin di Kabupaten Kediri selama lebih dari 10 tahun. Namun ramadhan, semakin banyak warga masyarakat yang tertarik dan semangat menggelar salat tahajud.

“Ini sebenarnya kegiatan salat tahajud dan salat malam sudah dilakukan rutin selama 10 tahun lebih di seluruh desa dan kecamatan. Namun pada bulan ramadhan tahun ini, warga makin semangat mengelar salat tahajud,” kata salah satu warga, Sutrisno sat dikonfirmasi, Senin (13/5/2019).

Salat tahajud ini selalu dihadiri lebih dari 200 orang warga. Dan kali ini dihadiri sekitar 500 orang. Kegiatan yang digelar 3 kali dalam seminggu di seluruh Kabupaten Kediri ini biasanya dimulai sejak pukul 01.00 wib.

Dimulai salat tahajud, dan sejumlah shalat malam, seperti salat tasbih, salat Taubat, salat hajat hingga salat subuh. Khusus bulan Ramadhan, kegiatan makan sahur bersama juga dilakukan hingga salat subuh bersama.

“Salat tahajud, doa bersama dan salat subuh berjamaah ini dilakukan dengan tujuan bermunajat bersama agar Bangsa Indonesia senantiasa rukun, damai dan dalam lindungan Allah SWT,” imbuhnya.

Munawar (45), salah seorang warga yang ikut salat tahajud mengaku kegiatan salat malam ini sengaja diikuti bersama dengan istri dan dua anaknya di bulan suci ramadhan tidak lain ingin mendapat limpahan rahmat dan berkah.

“Saya sengaja ingin mendapat berkah dan limpahan rahmat keutamaan di bulan ramadhan ini, saya biasa shalat malam ikut berkeliling desa bersama keluarga jika tidak ada halangan,” jelas Munawar. (dtc/Riz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Daerah | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.