logo seputarnusantara.com

Ade Surapriatna : Pansus Mafia Pajak DPR Akan Bongkar Sampai Akar- Akarnya

Ade Surapriatna : Pansus Mafia Pajak DPR Akan Bongkar Sampai Akar- Akarnya

Drs. H.M. Ade Surapriatna, B.Sc. SH, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar

18 - Feb - 2011 | 09:49 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Panitia Khusus ( Pansus ) Mafia Pajak DPR RI sedang ramai diperbincangkan. Pansus Mafia Pajak yang akan dibentuk oleh DPR RI bertujuan guna membongkar kasus Mafia Pajak yang telah menggerogoti uang negara ratusan triliun itu. Kewenangan Pansus Mafia Pajak lebih besar dari sekedar Panitia Kerja ( Panja ). Karena Pansus kedudukannya setara dengan DPR sedangkan Panja hanya oleh Komisi. Jadi bobotnya lebih besar Pansus daripada Panja.

Hal tersebut disampaikan oleh Drs. H.M. Ade Surapriatna, B.Sc, SH, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Menurut Ade Surapriatna, bahwa masalah penggelapan pajak oleh mafia pajak merupakan masalah besar negara Indonesia. Maka kasus mafia pajak harus diselesaikan oleh DPR melalui Pansus, karena duit negara yang telah dirampok sangat besar.

” Saya optimis, jika nanti Pansus mafia pajak digolkan, maka semua kasus yang melibatkan para mafia pajak akan kita bongkar sampai ke akar- akarnya. Pengalaman Pansus Century DPR RI yang mampu menggali dan membongkar kasus Bank Century. Namun setelah hasil Pansus Century diserahkan ke aparat penegak hukum, ya kemudian tergantung penegak hukum dilanjut atau tidaknya,” ungkap Ade Surapriatna kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Jakarta pada Rabu, 16 Februari 2011.

Menurutnya, kalau ada korupsi dalam kasus mafia pajak, kemudian jika ada kebijakan yang salah, kita secara politik, maka DPR RI bisa melakukan power Politiknya semisal pemakzulan.

Yang harus dilakukan oleh Pansus Mafia Pajak DPR RI menurut Ade Surapriatna : 1. Pansus harus punya bahan- bahan/ data- data yang akurat dan sebanyak- banyaknya tentang Mafia Pajak. 2. Sistem dalam Pansus harus bagus agar dapat membongkar sampai keakar- akarnya. 3. Nanti dalam Pansus harus dibongkar ini kesalahan siapa, atau bahkan kebijakan yang salah sangat fatal dilakukan oleh Pejabat- pejabat pajak. Tidak mungkin seorang Gayus Tambunan yang hanya golongan III bekerja sendirian, maka harus diselidiki keterlibatan pejabat diatasnya. ( Aziz ).

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.