logo seputarnusantara.com

Raihan Iskandar : Soal PSSI, Semua Pihak Harus Kedepankan Kepentingan Nasional

Raihan Iskandar : Soal PSSI, Semua Pihak Harus Kedepankan Kepentingan Nasional

H. Raihan Iskandar, Lc, MM. (berkaca mata), Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS

2 - Mar - 2011 | 04:21 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Pertentangan yang muncul di tengah masyarakat soal PSSI seharusnya bisa diselesaikan dengan mengedepankan kepentingan nasional dan kemajuan sepakbola nasional. Pihak-pihak yang bertentangan jangan mengedepankan ego kelompoknya masing-masing dan jangan melihat segala sesuatu dari sudut pandang kelompoknya. Bagi pihak PSSI, seharusnya, bisa lebih terbuka terhadap masukan dan kritikan yang berkembang di masyarakat. PSSI pun harus terbuka terhadap usulan yang dikemukakan oleh Pemerintah dan harus memandang masukan Pemerintah tersebut bukan sebagai bentuk intervensi, tetapi sebagai bagian dari niat Pemerintah memajukan dunia persebakbolaan nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh H. Raihan Iskandar, Lc, MM, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Menurutnya, bagi pihak lain di luar PSSI, seharusnya menempatkan PSSI sebagai organisasi yang independen yang bebas dari kepentingan-kepentingan jangka pendek. PSSI memiliki aturan sendiri (statuta PSSI) yang menginduk ke FIFA yang juga harus dihargai. Namun, bukan berarti, tidak mematuhi aturan yang berlaku di sini. Kepentingan politik seyogyanya ditujukan untuk kemajuan sepakbola nasional dan menjadikan PSSI sebagai organisasi yang profesional.

” Berlarut- larutnya persoalan ini justru akan membahayakan dunia persebakbolaan nasional. Prestasi sepakbola nasional yang masih memprihatinkan, dikhawatirkan akan semakin terpuruk. Apalagi, sekarang ini tim nasional sedang menjalani pertandingan Pra Olimpiade. Dan, dalam waktu dekat, PSSI harus mempersiapkan tim nasional dalam ajang Sea Games tahun 2011 bulan November mendatang,” ungkap Raihan Iskandar.

Raihan memaparkan bahwa polemik yang berkepanjangan ini juga akan menjadi sorotan dunia internasional. Kisruh PSSI ini kini tidak lagi menjadi berita di harian nasional, tetapi telah menjadi berita media luar negeri. Demonstrasi massal yang mengerahkan ribuan orang, baik dari pihak yang menginginkan perubahan di PSSI, maupun pihak yang ingin mempertahankan kepengurusan di PSSI. Pihak FIFA pun dikabarkan akan “menentukan nasib” PSSI dengan dalih ada intervensi dari Pemerintah.

” Oleh karenanya, sekali lagi, kami mendesak berbagai pihak untuk mengedepankan kepentingan nasional dengan membuka diri dan berdialog mencari solusi yang terbaik bagi kepentingan dunia persebakbolaan nasional. Berbagai pihak yang saling bertentangan harus bersedia mengakomodasi dan mengurangi tuntutannya. Jika jalan ini tidak bisa ditempuh, hal ini menunjukkan tidak adanya kedewasaan dalam berpolitik. Ini juga memperlihatkan, kita lebih lihai mengurusi mafia pajak daripada memajukan sepakbola nasional,” pungkasnya. ( Aziz )

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.