Ir. Soepriyatno : Pemuda Tani Indonesia Harus Ciptakan Kedaulatan Pangan

Ir. Soepriyatno : Pemuda Tani Indonesia Harus Ciptakan Kedaulatan Pangan

Ir. Soepriyatno, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya)

20 - Jul - 2011 | 04:17 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. ” Saya kira kalau masalah Rakernas¬† PTI (Rapat Kerja Nasional Pemuda Tani Indonesia) yang sudah berlangsung pada bulan Juli ini, bertujuan untuk memutuskan program kerja Pemuda Tani Indonesia. Sekarang ini kan persoalan bangsa kita adalah, kita melihat pergantian Presiden belum bisa merubah kondisi masalah pertanian, khususnya kemandirian energi dan kedaultaan pangan,” ucap Ir. Soepriyatno, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Jakarta, Selasa 19 Juli 2011.

Oleh karena itu, menurut Soepriyatno, maka kita memberikan dorongan kearah sana, seperti masalah Indonesia masih impor sapi, garam, beras, jagung, itu semua masih impor. Masalah kedaultan pangan kita, kalau kita tidak bersikap, maka kita akan menjadi pangsa pasar negara produsen asing. Oleh karena itu kita harus memikirkan kemandirian pangan. Kita percaya bahwa para petani kita bisa menciptakan kemandirian pangan.

” Yang kita fokuskan di organisasi PTI adalah pada advokasi bagi para petani, sebab sekarang ini kebijakan pemerintah Indonesia masih neolib, sedikit- sedikit pasar, bagaimana kita bisa bersaing dengan petani dari negara lain? Petani asing mempunyai 10 Ha lahan pertanian, sedangkan petani kita hanya 0,3 Ha. Maka kebijakan advokasi dan pemberdayaan petani di daerah kita fokuskan, kita juga terus berupaya dalam memberdayakan petani di daerah,” tegasnya.

PTI (Pemuda Tani Indonesia) adalah organisasi pemuda tani Indonesia yang resmi merupakan underbow dari organisasi HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). Menurutnya, HKTI satu kubu saja, yaitu HKTI pimpinan Bapak Prabowo Subianto.

Soepriyatno memaparkan bahwa PTI memprioritaskan pembangunan pertanian di desa- desa. Kita bangun kebersamaan, kemandirian dan kita yakinkan kepada generasi muda kita bahwa pangan itu adalah potensi perekonomian yang sangat luar biasa dan pertanian punya potensi sangat besar. Kita bisa bangun perkebunan kepala sawit, coklat, tebu, karet dll sebagai komoditas ekspor dan juga untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

” Kita bantu petani di daerah-daerah untuk mengolah pertaniannya secara maksimal. Kita harus swasembada pangan terutama beras dan jagung. Kita prioritaskan agar para petani bisa mengelola pertaniannya secara baik dan maksimal di daerah,” imbuhnya.

Menurut Politisi Gerindra ini, bahwa saat ini 70% penduduk Indonesia adalah petani. Sedangkan 30-40% nya merupakan pemuda tani Indonesia. Kalau 20 juta PTI itu lebih, kita berharap dan targetkan 40 juta anggota PTI. Kita persoalannya selalu mengenai masalah organisasi, memang ada beberapa organisasi pemuda tani, hal tersebut tidak menjadi masalah, karena iklim negara Indonesia yang demokratis.

” Regulasi dari pemerintah yang saya harapkan adalah : Pemerintah harus mampu menguatkan kemandirian, kedaulatan pangan dan kedaulatan energi kita, arahnya harus kesana. Kalau kita bisa mandiri di bidang energi, maka rakyat tidak ada yang menganggur, bekerja semua. Sekarang ini kita harus membangun energi yang terbarukan, maka rakyat bisa mandiri, sejahtera dan dapat bekerja tanpa adanya campur tangan pihak asing. Kita harus punya mental mandiri dan berdaulat di bidang pangan,” pungkas Ir. Soepriyatno, Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia ini. ( Aziz )

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline