logo seputarnusantara.com

“KETIKA MEMBACA DILARANG”

“KETIKA MEMBACA DILARANG”

27 - Sep - 2011 | 13:30 | kategori:Gaya Hidup

Oleh : Muhammad Irsyad*

Menjadi sebuah dilema tersendiri buat saya, ketika nafsu membacaku dilarang, sudah lama aku terobsesi untuk menjadi seorang penulis, ya sekali lagi penulis. Aku ingin menjadi seorang penulis baik artikel, opini, cerpenis dan juga seorang novelis.

Mengetahui keinginan seperti itu aku memulai mencintai dunia huruf, dunia kata dan dunia baca. Aku memang agak terlambat mengenal dunia tulis menulis. Saya baru mengenal dunia ini baru sewaktu menginjakkan kakiku di bangku perkuliahan. Sejak itu aku juga pernah 2 kali mengikuti dunia pelatihan jurnalistik.

Bahkan karena kecintaan dunia tulis menulis itulah, aku pernah mengirimkan tulisan pendek dalam rubrik “majalah kita” diharian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta dan hasilnya menggembirakan, tulisanku dimuatnya. Aku tidak mengharapkan honor, tetapi yang penting ada kepuasan, aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata bagaimana senangnya perasaanku waktu itu.

Sewaktu dijogja itu pula aku rajin mengoleksi buku-buku untuk menunjang cita-cita ku untuk menjadi penulis. Kini keadaan sudah berubah aku tidak lagi di Jogja, aku jarang membaca koran dan hampir tidak pernah belanja buku-buku lagi. Tapi sekalipun demikian minatku untuk menulis tetap tidak sirna.

Sayang kesehatanku tidak  mendukung untuk itu. Beberapa saudaraku menyarankan untuk tidak banyak membaca, artinya seperlunya saja. Bahkan sakit yang aku derita menurut kakak iparku akibat aktifitasku yang gila membaca. Bahkan dokterku sendiri Dr. Rahayu Prihatin menasehatiku untuk membatasi diri dalam membaca.

Atas persoalan ini aku tetap membaca tetapi terukur baik waktunya dan mulai selektif dalam hal membaca. KepadaMu jua Ya Allah aku berharap bisa menulis lagi. Karena saat ini aku kesulitan mewujudkannya karena aku sibuk di tambak. Tapi aku percaya suatu saat aku akan menulis lagi dan minimal 1 novel dapat aku terselesaikan sebelum aku menghembuskan nafas terakhir.

* Muhammad Irsyad adalah seorang Alumnus Fakultas Dakwah IAIN Sunan Kalijaga Jogjakarta

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Gaya Hidup | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.