logo seputarnusantara.com

“GURUKU SERIBU, TUHANKU SATU”

“GURUKU SERIBU, TUHANKU SATU”

27 - Sep - 2011 | 13:38 | kategori:Opini

Oleh : Muhammad Irsyad*

Inspirasi ini datang diwaktu aku berlibur di Yogyakarta . Sayang belum sempat aku menulisnya menjadi tulisan tiba-tiba aku merasa aneh dengan diriku sendiri. Aku merasakan orang dikampungku melihatku dengan tatapan menyelidik seolah-olah melihatku sebagai orang besar yang sudah lama tidak kelihatan.

Merasakan keadaan seperti ini, aku langsung mengadukannya kepada saudaraku dan saudaraku mengingatkanku untuk waspada, hati-hati dan minum obat, maklum saudaraku sudah lama berkumpul dengan aku sehingga paham akan sakit jiwaku yang kambuh tanpa sebab itu.

Namun malang benar nasibku keadaan terasing seperti ini berlanjut sampai malam, aku semakin bingung dengan diriku tiba-tiba aku merasa harus pulang ke Gresik malam itu juga. Saudaraku-saudaraku tentu saja berusaha membujukku untuk pulang besuk saja dan yang terpenting aku harus minum obat.

Tapi nasihat itu sudah tidak masuk dalam akal sehatku, aku bertambah gelisah dan tidak mau minum obat, walaupun sempat minum sebutir obat tapi dengan paksaan. Akhirnya keadaan terpahitpun harus terjadi, aku kembali masuk RSJ Puri Nirmala, dengan diantar tetanggaku. Tapi sudahlah peristiwa itu telah berlalu, dan saya hanya bisa mengambil hikmah dibalik kejadian tersebut diatas.

Namun inspirasinya ingin ku tulis waktu itu adalah bahwa berguru tidak harus melalui sebuah forum legal formal tetapi berguru bisa kita dapatkan dimana dan kapan saja. Kita bisa berguru kepada tukang sampah, berguru kepada tukang kebun, pegawai rumah sakit, penjaga masjid, kepada hakim, polisi, jaksa, dosen dan sebagainya.

Pendek kata kita bisa berguru kepada siapa saja dan dimana saja kita bisa berguru kepada mereka tentang keikhlasan, kesabaran, ketekunan, kerja keras, disiplin, perjuangan hidupnya dan masih banyak lagi. Berguru kepada mereka tidak akan pernah ada habisnya ibarat orang menimba air sumur yang airnya penuh seolah tidak pernah kering, atau seperti orang yang minum air laut ia tidak akan pernah merasa kenyang dan terselamatkan dari dahaga, ia akan terus kehausan. Tapi sekalipun kita punya banyak guru dalam kehidupan kita, guru kita yang hakiki hanya satu yaitu Tuhan kita Allah SWT.

* Muhammad Irsyad adalah Alumnus Fakultas Dakwah IAIN Sunan Kalijaga Jogjakarta

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Opini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.