Said Akhmad Fawzy Zain Bachsin : Perjuangan DPD Murni Untuk Rakyat

H. Said Akhmad Fawzy Zain Bachsin, S.HI.,Anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Tengah
Jakarta. Seputar Nusantara. Sistem bikameral atau parlemen dua pintu merupakan hal baru di Indonesia. Sejak tahun 2004 percobaan sistem ini dimulai dengan kehadiran lembaga baru di Senayan yang dikenal sebagai Dewan Perwakilan Daerah atau DPD. Lembaga baru yang diamanatkan dalam UUD 1945 ini adalah wakil rakyat utusan daerah dari seluruh Provinsi di Indonesia melalui jalur non- partai. Di Negara-negara yang sudah mengikuti sistem bikameral utuh, fungsi DPD memiliki level yang sama dengan DPR yakni : fungsi dan hak dalam penganggaran, fungsi pengawasan dan fungsi legislasi. Di Indonesia hal itu belum terwujud karena terhalang oleh konstitusi kita yang memang belum memberikan peluang untuk itu.
Padahal DPD merupakan wakil rakyat murni, yang tidak mewakili partai manapun yang perolehan suara mereka cukup signifikan dimana satu propinsi hanya diwakili oleh empat orang anggota DPD. Melihat begitu pentingnya DPD sebagai jalur non- partai dalam memperjuangkan aspirasi murni daerah yang diwakili, perjuangan untuk penguatan peran dan kewenangan kembaga itu perlu didukung oleh semua pihak.
Menurut H. Said Akhmad Fawzy Zain Bachsin, S.HI.,Anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Tengah, bahwa DPD tugasnya sama dengan DPR, hanya wewenangnya saja yang berbeda. Masa tugas DPD juga sama dengan DPR dan telah diatur dengan landasan hukum UUD 1945 dan landasan hukum operasional dalam UU MD3 No. 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Menurutnya, kantor DPD di Jakarta sebagai tempat rapat dan berkumpulnya anggota DPD RI untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.
” Kantor DPD di daerah saat ini belum ada. Padahal DPD saat di daerah harus menerima aspirasi rakyat, Pemda, dan elemen- elemen masyarakat lainnya, sehingga keberadaan kantor DPD di daerah sangat penting. Bahkan kita sering datang ke pelosok-pelosok desa. Karena DPD belum punya kantor di daerah, maka kita langsung datangi dan temui rakyat. Pembangunan kantor DPD di daerah sebenarnya sesuai aturan dan sudah dianggarkan,” ucap Said Akhmad kepada seputarnusantara.com di Gedung DPD RI- Jakarta, pada Kamis 5 April 2012.
Said Akhmad menjelaskan bahwa DPD saat di daerah sering mengundang masyarakat, Pemda, dan elemen- elemen masyarakat lainnya, untuk menyerap aspirasi mereka. Kalau DPD punya kantor di daerah, gedung tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, artinya tidak hanya berfungsi sebagai kantor DPD semata, tetapi bisa digunakan sebagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
” Beda dengan DPR, kalau DPR kan dari Partai Politik, mereka sudah punya kantor di daerah yakni DPW, DPC bahkan PAC. Karena DPR merupakan wakil rakyat melalui jalur partai politik,” tegasnya.
Sedangkan DPD, lanjutnya, merupakan wakil rakyat langsung dan tidak melalui partai. Maka DPD tidak punya kantor di daerah seperti DPW, DPC dan PAC.
” DPD selama ini memang sudah bekerja di daerah, dan hal ini sudah sesuai dengan aturan. Kalau ada acara- acara di daerah kita selalu diundang, bahkan di Kalimantan Tengah acara Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan, red.) kita ikut, tetapi DPR justru tidak ada,” ungkap Said Akhmad.
Dia lebih lanjut memaparkan bahwa, media yang DPD pakai terutama Kalimantan Tengah untuk menyerap aspirasi rakyat antara lain : bertemu langsung dengan rakyat, seperti kegiatan sosial kemasyarakatan, kegiatan Pemda dan kegiatan-kegiatan lainnya.
” Kegiatan dan perjuangan DPD murni untuk kepentingan rakyat, tidak ada kepentingan politik sama sekali. Seperti kemarin masalah rencana pemerintah menaikkan harga BBM. DPD sesuai dengan aspirasi rakyat juga dengan tegas menolak kenaikan harga BBM,” imbuhnya.
Ditanya terkait dengan sudah terlanjurnya kenaikan harga- harga kebutuhan pokok rakyat, Said Akhmad menjawab bahwa harga harus diturunkan dan distabilkan lagi, karena BBM tidak jadi naik. Eksekutif harus segera menindak- lanjuti agar secepatnya menstabilkan harga.
” Kalau di Kalimantan Tengah, kami berjuang dengan cara menyuarakan kepada instansi terkait untuk menstabilkan harga, meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Mengenai aspirasi yang akhir- akhir ini disuarakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah, Said Akhmad mengatakan bahwa masalah infrastruktur terutama di daerah pedesaan dan pelosok harus segera ditingkatkan. Infrastuktur itu ya menyangkut jalan raya, pelabuhan, pasar, Rumah Sakit, gedung sekolah dll.
” Akhir-akhir ini aspirasi masyarakat Kalimantan Tengah yang juga gencar disuarakan adalah masalah larangan ekspor rotan ke luar negeri. Dengan larangan ekspor rotan ini, maka warga Kalimantan Tengah menjadi berkurang penghasilannya dan daya beli masyarakat menjadi rendah,” ungkapnya.
Menurutnya, ada beberapa alternatif solusi untuk mengatasi masalah rotan Kalimantan Tengah tersebut, pertama, pemerintah membeli rotan yang sudah menumpuk di Kalimantan Tengah, atau kedua, pemerintah menyalurkan rotan ke luar Kalimantan Tengah misalnya ke Jawa untuk bahan baku atau solusi yang ketiga, pemerintah membangun pabrik yang berbahan baku dari rotan di Kalimantan Tengah.
” Padahal rotan Kalimantan Tengah itu, pada zaman dahulu saja sudah bisa memenuhi 90% dari kebutuhan nasional akan rotan. Jadi kesimpulannya, apa yang menjadi aspirasi rakyat Kalimantan Tengah itu yang kami suarakan dan ini murni perjuangan DPD demi rakyat,” pungkas Said Akhmad di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia