Hj. Melani Leimena Suharli : Nilai- Nilai Pancasila Harus Diimplementasikan

Hj. Melani Leimena Suharli, Wakil Ketua MPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah Negara yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Dalam perkembangannya sejak proklamasi 17 Agustus 1945 sampai dengan penghujung abad ke-20, rakyat Indonesia telah mengalami berbagai peristiwa yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang mendalam dan komitmen yang kuat serta konsisten terhadap prinsip- prinsip dan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan pada Pancasila.
Konstitusi Negara Indonesia yakni Pancasila perlu terus ditanamkan dan dipahamkan kepada generasi muda khususnya dan seluruh rakyat Indonesia pada umumnya, untuk menjalankan prinsip- prinsip Demokrasi Pancasila baik itu dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan pemerintah.
Menurut Hj. Melani Leimena Suharli, Wakil Ketua MPR RI, bahwa seharusnya Bangsa Indonesia bersyukur, karena setelah melewati perjuangan kemerdekaan yang panjang dan pengorbanan jiwa dan raga, sehingga berhasil memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 dan mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemudian oleh the founding fathers kita, telah ditetapkan dasar hidup negara yang kuat, suatu idealisme bernegara yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang dinamakan Pancasila.
” Pancasila, yang oleh Bung Karno, digali dari budaya bangsa Indonesia sendiri dan ternyata lebih unggul jika dibandingkan dengan Declaration of Independence Amerika Serikat atau pun Manifesto Partai Komunis, sebab selain memiliki prinsip Keadilan Sosial, Pancasila juga memiliki prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila telah menjadi kesepakatan Nasional bangsa sebagai Dasar Negara di sepanjang sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila, oleh segenap rakyat Indonesia juga telah dilakukan berbagai usaha untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata di segenap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ungkap Hj. Melani Leimena Suharli kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara III MPR RI, pada hari Senin 4 Juni 2012.
Hj. Melani selanjutnya memaparkan bahwa Pancasila, selain sebagai ideologi bangsa Indonesia, juga sebagai sumber dari segala sumber hukum. Di dalam Pancasila ada sila- sila yang terkait antara satu dengan yang lain. Contoh, sila Ketuhanan Yang Maha Esa, disamping kita harus taat dan patuh terhadap nilai- nilai ajaran agama yang kita anut, kita juga bisa patuh terhadap Tuhan dengan mempunyai sikap Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Kemudian Indonesia itu sangat beragam dan majemuk, baik itu dari segi bahasa, suku, adat- istiadat maupun agama, dengan kemajemukan itu bangsa Indonesia harus bersatu agar menjadi bangsa yang kuat dan tetap selalu dalam bingkai NKRI. Kemudian Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, penyaluran aspirasi rakyat Indonesia sudah ada Lembaganya yakni DPR, MPR dan DPD. Melalui Lembaga tersebut, aspirasi rakyat diperjuangkan dengan mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat.
Dan pada muaranya, harus ada Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan tersebut dari berbagai aspek kehidupan, keadilan bidang ekonomi, hukum, sosial, pendidikan, kesehatan dan sebagainya. Menurut Politisi Partai Demokrat ini, bahwa Pancasila adalah ideologi yang terbuka dan Pancasila adalah way of life, yang bisa berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Dunia internasional sudah mengakui kehebatan Pancasila, apalagi ditambah dengan Bhinneka Tunggal Ika, dengan 17.000 lebih pulau dan sekarang lebih dari 240 juta penduduk Indonesia, Pancasila terbukti ampuh dapat mempersatukan pulau- pulau tersebut.
” Kita sangat perlu dan penting untuk terus memperingati hari Kesaktian Pancasila. Pancasila harus selalu diingat, dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lembaga MPR selalu mensosialisasikan Pancasila melaui 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Hj. Melani, satu- satunya pimpinan MPR RI yang perempuan ini.
Lebih jauh Hj. Melani menjelaskan bahwa bangsa Indonesia sangat perlu memperingati hari Kesaktian Pancasila, dan Lembaga MPR akan selalu memperingati hari Kesaktian Pancasila. Sebab, peringatan hari Kesaktian Pancasila untuk mengingatkan kembali nilai- nilai Pancasila yang sangat bagus untuk diimplementasikan adalam kehidupan sehari- hari.
” Yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia, khususnya para pemimpin dari mulai daerah hingga pemimpin pusat, harus gencar mensosialisasikan Pancasila kepada masyarakat. Kalau Pancasila terus-menerus disosialisasikan kepada masyarakat, maka tentu kita berharap agar generasi mendatang akan tetap selalu mengamalkan nilai- nilai Pancasila,” ucap Politisi Senior Partai Demokrat ini.
Dia menceritakan bahwa dulu Pancasila pernah terkikis saat Orde Lama, kemudian dijadikan sebagai alat kekuasaan oleh Orde Baru. Sekarang saat reformasi, Pancasila harus dikembalikan jati dirinya dan dijalankan sesuai dengan tujuan bangsa Indonesia yang tertuang dalam sila- sila yang terkandung dalam Pancasila.
” Bangsa Indonesia ini sangat majemuk, tetapi Pancasila terbukti ampuh. Pancasila adalah penemuan Bung Karno yang bukan datang dari langit, tetapi Pancasila digali dari adat- istiadat, nilai- nilai luhur dan budaya bangsa Indonesia, kemudian dirundingkan dengan the founding fathers, disitu ada perdebatan-perdebatan dalam menentukan falsafah negara . Seperti dalam mukaddimah pembukaan UUD 1945, yakni Piagam Jakarta yang menyatakan Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Tetapi, atas kebesaran para pendiri bangsa termasuk para Kyai, dengan kebesaran hati mereka menerima perbedaan/kemajemukan dengan menghilangkan Piagam Jakarta dan mengganti dengan Ketuhanan Yang Maha Esa,” tegas Hj. Melani.
Menurutnya, bangsa- bangsa di dunia sangat mengagumi Pancasila. Bahkan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama saat pidato di Kampus Universitas Indonesia- Depok menyatakan : ” Bangsa Indonesia punya Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang perlu dibanggakan.” Negara lain dan tokoh bangsa luar negeri saja kagum dengan Pancasila, mengapa kita tidak?
” Agar Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, kita MPR sudah dan akan terus- menerus mensosialisasikan Pancasila kepada masyarakat. Tetapi memang belum semuanya terjangkau, karena wilayah Indonesia sangat luas dan penduduk sangat banyak, lebih dari 240 juta jiwa,” ungkapnya.
” Saya rasa perlu ada suatu badan yang bertugas untuk mensosialisasikan Pancasila, tetapi bukan dalam bentuk indoktrinasi. Tetapi lebih kepada dialogis dan seminar- seminar. Akan tetapi karena masalah anggaran, mungkin badan tersebut belum bisa dibentuk,” harapannya.
” Tetapi, kita bisa kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan memasukkan Pendidikan Pancasila dalam kurikulum di sekolah- sekolah. Dengan adanya kurikulum Pancasila di sekolah- sekolah, maka kita berharap agar para siswa dapat mengerti, memahami dan mengimplementasikan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan sehari- hari,” pungkas Hj. Melani Leimena Suharli dipenghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital