Drs. Saidi Butar Butar : Potensi Wisata Danau Toba Harus Dikembangkan
Drs. Saidi Butar Butar (kedua dari kiri), Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara- Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara serta terbesar ke-2 di dunia. Di tengah danau Toba ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba yang sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang, Berastagi dan Nias, sangat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemandangan indah dari perairan danau Toba menjelang fajar menyingsing maupun menjelang matahari tenggelam. Banyak titik pandang yang sangat indah dan mempesona di Danau Toba yang sangat menarik, tetapi belum bisa dinikmati, karena pengelolaan pariwisata dan lingkungan yang kurang baik dan belum maksimal.
Menurut Drs. Saidi Butar Butar, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa danau toba itu dalam sejarah dan saat ini merupakan danau terbesar kedua di dunia. Artinya, pariwisata danau Toba perlu terus dikembangkan. Orang mengagumi danau Toba berarti disana ada kelebihan. Maka sangat diperlukan pemasaran pariwisata danau Toba yang optimal. Sehingga promosi pariwisata harus dimaksimalkan di danau Toba, ini sangat berpotensi mengumpulkan Dollar. Kalau migas dan pertambangan bakal habis, tetapi pariwisata akan terus ada dan sangat potensial sebagai devisa negara dan meningkatkan perekonomian rakyat. Danau Toba dan Parapat saat ini kurang terjual dengan baik potensi wisatanya.
” Dulu, sewaktu saya kecil, sangat banyak ikan di danau Toba, memancing bisa dapat banyak ikan dan bisa dikonsumsi serta dijual untuk memenuhi kebutuhan. Danau Toba sangat makmur dengan ikannya. Tetapi sekarang di danau Toba, ikannya banyak yang mati karena mungkin banyak limbah dan tidak dikelola dengan baik. Dan penduduk disana banyak yang merantau sehingga danau Toba sepi dari penduduk asli sana,”ungkap Saidi Butar Butar kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Jakarta, pada hari Selasa 12 Juni 2012.
Lebih lanjut Saidi menjelaskan, bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat respon dengan pengembangan pariwisata danau Toba. Saat Saidi menyampaikan di Komisi X DPR kepada Menteri Pariwisata, tentang pengembangan wisata danau Toba, Menteri sangat merespon niat baik Politisi Partai Demokrat ini.
Menurutnya, anggaran Pariwisata besar. Anggaran Kementerian Pariwisata yang besar ini, perlu juga untuk mengembangkan wisata di danau Toba. Karena disamping nama danau Toba dan Parapat sangat terkenal di dunia, juga untuk meningkatkan devisa negara serta perekonomian masyarakat. Tetapi pertanyaannya adalah mengapa sekarang danau Toba sepi pengunjung? Apakah karena pelayanan kurang baik atau kata orang, suku kami terlalu keras? Ini menjadi introspeksi kami.
” Di danau Toba terdapat potensi alam, lokasinya indah, dingin, sejuk, oksigennya bagus, dan hasil danau Toba selama ini dapat memenuhi kebutuhan rakyat setempat. Namun sekarang, penduduk disana banyak yang tua- tua, sedangkan para generasi muda banyak yang merantau,” ucap Politisi Partai Demokrat dari Sumatera Utara ini.
Saidi memaparkan bahwa pengembangan wisata danau Toba sudah disambut dengan baik oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mempromosikan dan memasarkan danau Toba.
” Masalahnya, yang kurang memadai adalah infrastruktur menuju danau Toba, jalan darat jelek dan berkelok- kelok. Sedangkan melalui udara masih sangat minim akses ke danau Toba. Pelayanan, infrastruktur, keindahan dan keamanan harus dikelola dengan baik dan maksimal agar danau Toba dikunjungi banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” tegas Saidi Butar Butar.
” Anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu sangat besar, khususnya anggaran program pengembangan pemasaran. Anggaran Pemasaran mencapai angka 607 Miliar, sedangkan Pagu Indikatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2013 lebih dari Rp 2 Triliun. Anggaran yang terserap tahun 2012 sekarang baru 12, 07 %,” imbuh Saidi dengan nada berapi-api.
Saidi menegaskan, yang harus diperhatikan oleh Pemerintah, antara lain masalah infrastruktur menuju danau Toba, jangan 5-6 jam, tetapi bisa lebih cepat lagi, misalnya dengan dibangun jalan tol. Semua itu juga harus didukung dengan pemasaran/promosi yang baik, pelayanan yang maksimal dan jaminan keamanan.
” Strategi untuk mempercepat akselerasi pengembangan Pariwisata khususnya danau Toba, pertama, pemasaran / promosi danau Toba harus dilakukan dengan maksimal. Kedua, lakukan program pengembangan pemasaran pariwisata, ketiga, pengembangan destinasi pariwisata, dan keempat, program pengembangan ekonomi kreatif, kerajinan dan budaya daerah,” pungkas Saidi Butar Butar di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital