DR. Taufiq Effendi : RUU ASN Sudah Melalui Kajian Yang Menyeluruh

DR. H. Taufiq Effendi, M.BA., Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Dalam RUU ASN (Rancangan Undang- Undang Aparatur Sipil Negara), misalnya kita lihat ada hal-hal yang terkait dengan pembinaan pegawai, ada istilah tentang pejabat eksekutif senior, pejabat administrasi, dan lainnya. Nah ini kan harus disinkronkan dengan UU Pemerintahan Daerah, apalagi di UU Pemerintahan Daerah tidak ada istilah-istilah itu.
Hal tersebut disampaikan oleh DR. H. Taufiq Effendi, M. BA., Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara I DPR RI- Jakarta, pada hari Selasa 3 Juli 2012.
Menurut Taufiq Effendi, RUU ASN sudah melalui kajian dan pembahasan secara menyeluruh dengan menampung berbagai saran dan masukan dari berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda). Dan, persoalan sinergi dengan aturan perundang-undangan merupakan hal utama yang perlu mendapatkan perhatian.
” RUU ASN ini kita harapkan selesai setelah Idul Fitri, bulan September 2012, ini target paling lambat. Sebenarnya tidak banyak masalah dalam RUU ASN ini, hanya perbedaan pendapat saja dengan pemerintah. Ini harus disamakan persepsinya, karena ini suatu lompatan besar, maka pemerintah perlu melakukan sosialisasi,” ungkap Taufiq Effendi, Politisi Partai Demokrat ini.
Ada 3 hal menurutnya yang mendasar, pertama mengenai KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara), ini dikhawatirkan tidak mengangkat tenaga- tenaga daerah. Padahal KASN ini justru lebih adil. Dulu pemilihan Dirjen dan pejabat eselon dipilih Menteri, pasti diwarnai nuansa politik karena Menterinya dari Partai Politik. Justru dengan adanya KASN, maka Menteri akan meminta kepada KASN untuk jabatan Sekjen, Deputi dsb.., dengan pendekatan profesionalisme dan kompetensi.
” Dari pihak pemerintah meminta komposisi pada KASN dirubah sedikit. Ini bisa dimengerti. Kedua, yang dipersoalkan adalah JES (Jabatan Eksekutif Senior),dari pemerintah meminta JES itu namanya diganti. Ketiga, mengenai KORPRI, DPR menghendaki KORPRI diluar, sedangkan pemerintah menghendaki didalam,” tegasnya.
” Hal lain yang krusial adalah Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas ASN, pejabat pembina kepegawaian adalah pejabat karier tertinggi di satuan atau unit pemerintahan terkait, Jabatan Eksekutif Senior (JES) dapat diangkat dari non-PNS jika kompetensi spesifik yang dibutuhkan tidak tersedia di lingkungan PNS, seperti ahli nuklir, ahli DNA. Serta mengenai batas usia pensiun PNS atau ASN. Masa pensiun disamakan usianya yakni 58 tahun,” pungkas Taufiq Effendi. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital