Wanita Pertama Kepala Bandara di Indonesia Ini Raih Penghargaan

Sri Murani Ariningsih, S. Pd., (tengah)
Jakarta. Seputar Nusantara. Barangkali, belum banyak masyarakat yang familiar, jika Kepala Bandar Udara (Bandara), kini sudah dijabat oleh seorang wanita. Pasalnya, jabatan yang diketahui cukup berat ini, biasanya didominasi kaum pria, yang tentu berpengalaman, di bidang penerbangan manajemen bandara.
Namun itulah, sosok Sri Murani Ariningsih, S. Pd, Kepala Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini, cukup menghenyakkan para tokoh berbagai daerah yang sedang menerima penghargaan, Sabtu (23/03/2013) malam lalu, di Mezzanine Ball Room, Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat.
Ariningsih merupakan salah satu penerima penghargaan ‘Anugerah Utama Kartini Indonesia 2013,’ dari Lembaga Apresiasi Prestasi Insani, Jakarta, yang digelar dalam suatu perhelatan eksklusif Award Night 2013. Malam itu, tepuk tangan hadirin begitu surprise mengiringi langkahnya naik ke panggung kehormatan, karena yang disebutkan adalah seorang wanita.
Nampaknya, ‘track record’-nya sebagai Kepala Bandara pula yang dijadikan salah satu penilaian dari Tim Monitoring dan Penjaringan SDM (Sumder Daya Manusia) Indonesia, dari Lembaga Apresiasi Prestasi Insani, Jakarta ini. Adapun penghargaan berupa piala, sertifikat pigura dan medali berlambang Anugerah Prestasi Insani, yang diserahkan oleh Ketua Dewan Penasehat, Prof. DR. H.B. Katili, MM, dan Chairman, Danny PH Siagian, SE, MBA, MM, didampingi Ketua Pelaksana, Moody J. Prang.
Dan di sesi akhir, Ariningsih-pun turut menyumbangkan sejumlah nilai donasi untuk pendidikan anak-anak, yang dilakukan panitia, melalui lelang pigura besar yang mencantumkan nama-nama penerima penghargaan. “Saya memang sejak awal sudah niat untuk menyumbang panitia untuk disalurkan melalui beasiswa pendidikan anak-anak,” ungkapnya sambil senyum.
Awal Merintis Perkembangan Bandara
Diceritakan alumni Diploma II, AIS PLP (Pendidikan dan Latihan Penerbangan)– Curug, Tangerang ini, saat ia masih berkantor di Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, di Jakarta, tahun 2008, ada promosi Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandara Kalimarau, Berau, Kaltim. Melalui seleksi, akhirnya diapun ditunjuk.
Jadilah lulusan S1 Teknologi Penerbangan IKIP Bandung ini, memulai tugas di bandara yang pada waktu itu masih bandara kelas IV. Iapun melihat, keamanan dan keselamatan penerbangan, di bandara tersebut masih benar-benar mengkhawatirkan.
“Saya ingat waktu itu tahun 2008, situasi keamanan dan keselamatan penerbangan masih sangat rawan. Masyarakat sekeliling bandara masih terbiasa keluar-masuk bandara, bahkan jogging di landasan. Karena mungkin waktu itu belum ada pagar keliling. Lebih gawat lagi, masyarakat masih menggembalakan hewan ternaknya di area bandara,” ungkapnya dalam bincang-bincang, usai menerima penghargaan, Sabtu (23/03/2013) malam, di Resto & Cafe, Hotel Arya Duta, Jakarta.
Tentu, dapat dibayangkan, jika pesawat yang akan take-off dan landing, akan merasa terganggu dan selalu was-was, untuk menghindari kecelakaan. Namun, seiring rencana peningkatan kapasitas dan kualitas bandara Kalimarau, dikaitkan dengan program Pemerintah Kabupaten Berau dan Pemprov. Kaltim, yang ingin menjadikan bandara tersebut kelas II, maka faktor keamanan dan keselamatan penerbangan menjadi mutlak.
Bergegaslah mantan Koordinator Kelompok Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Adbandara Soeta Jakarta ini (2007–2008) ini bersama timnya, melakukan pendekatan-pendekatan dan sosialisasi soal keamanan dan keselamatan penerbangan, hingga membuat SOP (Standard Operational Procedure), yang menjadi bagian penjelasan terhadap masyarakat.
Singkat cerita, kendati di awal-awalnya agak sulit menghadapi masyarakat, namun akhirnya masyarakat mengerti. “Syukurlah, masyarakat akhirnya dapat mengerti dan memahami, sehingga tuntutan perkembangan keamanan dan keselamatan penerbangan di bandara tersebut, dapat tercipta,” paparnya.
Dua tahun berselang, dirinyapun kembali dipromosikan menjabat Kepala Bandara, menggantikan pejabat sebelumnya. Diapun dipanggil ke pusat di Jakarta, dan akhirnya diputuskan menjadi Kepala Bandara tahun 2010. Perkembangan demi perkembangan terus dilakukan bersama Pemkab Berau, hingga pada pada tahun 2012, diresmikan penambahan landas pacu sepanjang 400 meter dengan lebar 45 meter.
“Pemkab Berau berkomitmen meningkatkan landasan pacu Kalimarau menjadi 2.650 meter, kalau perlu sampai 3.000 meter. Sebagian besar lahannya sudah kita bebaskan, tinggal sebagian kecil yang belum,” ujar Bupati Berau, Drs. Makmur HAPK, MM, saat peresmian landasan pacu, Juni 2012 lalu, sebagaimana dikutip dari media lokal.
Diakui wanita dengan segudang pengalaman pendidikan informal di Singapura, Malaysia, Jepang, Australia, hingga Frankfurt-Jerman ini, ketika merintis hal tersebut, bukan tak ada tantangan. Bahkan hingga di posisinya sekarangpun ada saja tantangan.
“Dalam hal tantangan dan hambatan pekerjaan, saya selalu berfikir positif saja. Karena prinsip saya dalam bekerja, selalu tulus dan harus bertanggungjawab,” pungkasnya.
Kaget Atas Penghargaan
Sungguh, Ariningsih tak pernah menduga, bahwa diam-diam, ada lembaga nirlaba independen (non pemerintah) yang memantau kinerjanya selama ini.
“Jujur, sebenarnya saya tak pernah menduga, bahwa saya akan mendapatkan penghargaan, atas apa yang saya kerjakan selama ini. Karena saya mengerjakannya dengan tulus, tanpa pernah berpikir apakah nantinya ada penghargaan atau tidak. Apalagi lembaga ini ternyata lembaga independen, non pemerintah, yang memantau kinerja SDM,” ungkapnya.
“Sebab, semua saya lakukan dengan ikhlas, sesuai dengan tugas dan tanggungjawab saya sebagai abdi masyarakat,” imbuhnya. Menurutnya, itu pula yang ia tanamkan terhadap para pegawai, di jajaran Bandara Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur.
“Jadi terus terang, saya kaget juga. Tadinya saya berpikir, koq bisa saya dapat penghargaan. Saya kan bekerja di tempat yang agak jauh dan terpencil, dan itu dilihat dari mana?,” ungkapnya. Namun, setelah menerima penghargaan, diapun paham. Ternyata, Lembaga Apresiasi Prestasi Insani, Jakarta, melakukan penelusuran ‘track record’ dari berbagai sumber, seperti jaringan media, referensi tokoh setempat, maupun birokrat di Jakarta.
Sementara itu, ditanya soal impian karirnya ke depan, wanita yang punya pengalaman visit maupun tugas hingga ke Kuala Lumpur, Filippina, Singapura, Swiss, Belanda, Spanyol dan Amerika Serikat ini, dengan yakin menyerahkannya pada Tuhan. “Bicara karir ke depan, saya serahkan pada Tuhan saja. Apapun yang terbaik bagi saya menurut Tuhan, saya akan jalani dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab,” ujarnya polos.
Tak salah, jika penerima Piagam Pembinaan Flight Operation Officer PT. Garuda Indonesia, (1998) dan Satya Lancana Karya Satya XX Tahun (2012), yang telah berkiprah sejak tahun 1984 ini, kelak menjadi SDM yang layak diperhitungkan sebagai generasi penerus, dalam rangka kemajuan penerbangan Indonesia, menghadapi tantangan global. ( DANS/ AZIZ).
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional