logo seputarnusantara.com

Gubernur Jatim Khofifah Bantah Soal Kakanwil Kemenag Jatim, Ini Kata Pengacara Rommy

24 - Mar - 2019 | 08:15 | kategori:Hukum

Jakarta. Seputar Nusantara. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantah memberikan rekomendasi kepada eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) soal kelayakan Haris Hasanuddin mengikuti seleksi sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Pengacara Romahurmuziy, Maqdir Ismail, menghargai bantahan yang disampaikan Khofifah.

“Ya kita lihat saja nanti faktanya. Adalah haknya Bu Khofifah untuk membantah. Tidak juga ada yang salah dengan bantahan itu,” kata Maqdir, Minggu (23/3/2019).

Menurut Maqdir, Rommy hanya meneruskan aspirasi terkait pengisian jabatan Kakanwil Kemenag Jatim. “Sepanjang pengetahuan saya begitu,” ujar dia.

Sebelumnya, Khofifah menepis kabar dirinya memberikan rekomendasi kepada Romahurmuziy terkait pengisian jabatan Kakanwil Kemenag Jatim. Khofifah balik bertanya kepada wartawan apakah wajahnya termasuk wajah-wajah orang yang suka menyuap dan disuap.

“Rek wajahku iki lo rek mosok onok wajah suap, wajah disuap, ya nggak?” tanya Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (23/3/2019).

Rommy sebelumnya mengatakan tidak pernah mengintervensi proses seleksi pejabat pimpinan tinggi di Kemenag. Rommy menegaskan tak punya kewenangan mencampuri seleksi pejabat di Kemenag.

“Tetapi proses seleksi mengikuti koridor, misalnya yang dilakukan Saudara Haris Kakanwil, apa yang saya terima referensi dari orang-orang tokoh masyarakat dan tokoh agama yang sangat qualified dan tentu itu menjadi saya dukungan moral, ‘oh ini direkomendasikan orang berkualitas’, jadi kemudian saya sampaikan kepada pihak kompeten tidak menghilangkan proses seleksinya, proses seleksi saya tidak intervensi, proses seleksi dilakukan panitia yang sangat profesional,” kata Rommy kepada wartawan saat jeda pemeriksaan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2019).

Aspirasi soal kompetensi Haris Hasanuddin yang mengikuti seleksi untuk Kakanwil Kemenag Jatim, disebut Rommy, diterima dari Kiai Asep Saifuddin Halim dan Khofifah.

“Tapi bahwa meneruskan aspirasi, apa yang saya teruskan bukan main-main. Contoh Haris, memang dari awal menerima aspirasi dari ulama seorang Kiai Asep Saifudin Halim adalah pimpinan pondok pesantren dan kemudian Bu Khofifah, beliau gubernur terpilih, jelas mengatakan, ‘Mas Rommy, percayalah dengan Haris, karena orang kerja bagus.’ Sebagai gubernur terpilih, beliau mengatakan kalau Mas Haris sudah kenal kinerjanya sehingga ke depan sinergi dengan Pempov akan lebih baik,” paparnya. (dtc/Ath)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Hukum | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.