logo seputarnusantara.com

Kata Ustadz : Percaya Pada Ramalan itu Bentuk Syirik, Tahayul, dan Tidak Punya Iman

12 - Nov - 2021 | 07:27 | kategori:Agama dan Opini

Jakarta. Seputar Nusantara. Hati-hati ada hal kecil yang ternyata bisa menimbulkan dosa. Ternyata percaya ramalan itu menjadi salah satu bentuk orang tak punya iman.

Kata Ustadz akan membahas soal percaya ramalan dan hal-hal klenik. Ustadz Drs. H. Wijayanto, MA., menegaskan, melihat dari Al Quran Surat Al Luqman ayat 34.

Percaya dengan paranormal dan hal- hal klenik, Itulah disebut dengan syirik. Makanya orang yang sekaligus mempercayai itu hilang imannya dan 40 hari Shalatnya nggak diterima, orang yang mempercayai tentang itu.

Itu berkenaan dengan Al Luqman ayat 34. (Kalau percaya ramalan) orang itu sudah nggak percaya dengan Al Quran. Itu sudah bentuk orang nggak percaya iman, sudah kekafiran.

Di dalam Al Luqman ayat 34 disebutkan orang tidak akan tahu apa yang terjadi besok pagi. Kalau tahu apa yang terjadi besok pagi itu, maka Nabi Muhammad SAW nggak pernah perang. Mau tanggal giginya nggak jadi perang, nggak usah. Nabi aja nggak tahu (apa yang akan terjadi dengan dirinya di kemudian hari). Itu jelas sekali.

(Sikap menanggapi ramalan) : jangan percaya, itulah keimanan. Kalau kita percaya (ramalan) itu 40 hari Shalat kita nggak diterima. Tapi baca Surat Luqman ayat 34 itu. Di situ disebutkan di bumi mana dia akan mati nggak tahu. Ketegasannya di situ, tidak akan ada yang tahu satu pun kejadian besok pagi. Termasuk kiamat. Jadi memang itu rahasia Allah, jelas sekali mengenai ghaib itu kita tidak tahu ada di surat Luqman ayat 34. (dtc/Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Agama dan Opini | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.