Sekretaris Dinas Perkimtan Purworejo Wiyoto Harjono : Penataan Kawasan Kumuh di Purworejo Diprioritaskan
27 - Mei - 2022 | 14:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Wiyoto Harjono, ST., Sekretaris Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Pernukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Untuk penanganan kawasan kumuh di Purworejo dasar awalnya adalah SK Bupati nomor 570 tahun 2014 tentang Penetapan Delemiasi Kawasan Kumuh di Kabupaten Purworejo.
Hal tersebut disampaikan oleh Wiyoto Harjono, ST., Sekretaris Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Pernukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah kepada seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Jumat 27 Mei 2022.
Wiyoto menjelaskan, dari hasil identifikasi didapatkan bahwa luas kawasan kumuh di Kabupaten Purworejo pada tahun 2014 mencapai 197,41 Hektar. Kawasan kumuh di Kabupaten Purworejo tersebar di 2 Kecamatan (Kecamatan Purworejo dan Kutoarjo) dan 11 Kelurahan, yaitu : Pangenrejo, Mranti, Baledono, Purworejo, Keseneng, Pangen Jurutengah, Kutoarjo, Bandung, Semawung Daleman, Bayem, dan Katerban.
” Kemudian hasil dari penanganan kawasan kumuh, kolaborasi antara APBN dan APBD pada tahun 2017 sampai 2019, yakni pada tahun 2018 tercapai seluas 62,93 Hektar, kemudian pada tahun 2019 seluas 30 Hektar. Sedangkan sisa tahun 2014 mencapai luasan 104,479 Hektar,” rinci Wiyoto.
Kemudian, lanjutnya, pada tahun 2020 di update lagi delimiasi kawasan kumuh di Purworejo dan masih tersisa seluas 126,811 Hektar. Sisa luasan kawasan kumuh 126,811 Hektar tersebut ditetapkan dengan SK Bupati Nomor 526 tahun 2020.
” Dalam SK Bupati Nomor 526 tahun 2020 tersebut menyebutkan bahwa kawasan kumuh di Purworejo tersebar di 7 Kelurahan, yaitu : Pangenrejo, Mranti, Baledono, Purworejo, Keseneng, Pangen Jurutengah, dan Kutoarjo,” jelas Wiyoto dengan gamblang.
Kemudian, lanjutnya, pada tahun 2021 capaian penanganan kawasan kumuh di Purworejo mencapai 49,869 Hektar, sehingga masih kurang 76,942 Hektar. Sedangkan untuk tahun 2022 ini masih dalam proses penghitungan.
” Pada tahun 2021, fokus kita ada di Kutoarjo. Di APBD kita ada 3 paket yaitu penanganan drainase dan pembersihan bangunan di sepanjang jalan Tegal, Merpati, dan sepadan saluran Sodagaran nilainya mencapai Rp 593 Juta. Kemudian pembuatan ipal komunal di kampung Tegal dan Kelurahan Semawung Daleman yang nilainya mencapai Rp 190 Juta. Dan pembuatan Ruang Terbuka Publik (RTP) yaitu tempat usaha kuliner sebanyak 22 kios bagi warga yang terdampak, nilainya mencapai Rp 426 Juta,” terang Wiyoto.
Jadi, paparnya, 22 kios tersebut adalah yang terdampak penataan kawasan karena mereka berdagang di sepanjang saluran atau pinggir jalan yang masuk dalam zona penataan kawasan kumuh.
” Dari APBN juga menangani kawasan kumuh melalui Kementerian PUPR, yaitu penanganan drainase primer di sepanjang jalan Merpati sampai tembus saluran Sodagaran, kemudian pembuatan drainase di Jl. MT. Haryono, Tegal dan Kepodang. Selanjutnya APBN juga membiayai pembuatan trotoar dan pedestrian di sepanjang timur saluran Sodagaran,” ungkapnya.
Untuk tahun 2022 ini, tambahnya, ada alokasi anggaran untuk penyempurnaan RTP (Ruang Terbuka Publik) seperti pembuatan Gazebo untuk fasilitas di lokasi kuliner- Kutoarjo, tepatnya di sebelah utara Stasiun Kereta Api Kutoarjo.
” Untuk penanganan kawasan kumuh yang bersumber dari APBN ini bersifat Multiyears selama 2 tahun yaitu tahun 2021 dan 2022, nilainya mencapai sekitar Rp 12 Miliar,” pungkas Wiyoto Harjono di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi