Dinas Perkimtan Purworejo Geber Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)
9 - Agu - 2022 | 18:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Eko Paskiyanto, A. Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Program Pencegahan dan Peningkatan Kualtias Perumahan dan Permukiman Kumuh merupakan salah satu target RPJMN Pemerintah Pusat dan target RPJMD Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2021- 2026.
Menurut Eko Paskiyanto, A. Pi., MM., Kepala Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah, bahwa ada 7 indikator yang menjadi acuan bersama dalam penanganan kumuh yang harus diselesaikan. Ketujuh indikator tersebut adalah pertama, peningkatan kualitas aspek bangunan hunian, kedua, peningkatan kuantitas dan kualitas akses jalan lingkungan, ketiga, peningkatan akses layanan air minum.

Keterangan foto : Kawasan RTP (Ruang Terbuka Publik) di Jalan Merpati- Kecamatan Kutoarjo, dilengkapi dengan tempat Kuliner dan sarana prasarana lainnya
” Kemudian keempat, peningkatan kuantitas dan kualitas drainase, kelima, peningkatan kuantitas dan kualitas akses sanitasi, keenam, peningkatan akses layanan persampahan, dan ketujuh, peningkatan akses layanan proteksi kebakaran,” ungkap Eko Paskiyanto kepada seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Selasa 9 Agustus 2022.
Eko Paskiyanto lebih lanjut menjelaskan bahwa selain 7 indikator tersebut, ada tiga hal yang harus menjadi prioritas utama lima tahun terakhir ini. Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo harus memastikan bahwa pertama, akses layanan air minum sudah 100%, kedua, akses layanan sanitasi 100% dan ketiga, 0 Ha penanganan kumuh bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Keterangan foto : Kawasan Saudagaran- Kutoarjo sangat indah, bersih dan asri
” Penanganan kemiskinan serta penanganan perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Purworejo sudah mulai dilakukan sejak tahun 2008- 2014 dengan berbagai program penanggulangan kemiskinan seperti BLT (Bantuan Langsung Tunai), Jaring Pengaman Sosial dan PNPM Mandiri Perkotaan dan Perdesaan yang tersebar di hampir semua Desa/ Kelurahan di Kabupaten Purworejo,” terangnya.
Eko Paskiyanto memaparkan bahwa untuk mengatasi permasalahan kumuh tersebut, konsep penanganan kumuh yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Pemerintah Pusat di 2 Kecamatan yang dianggap kumuh, penanganan kumuh dengan konsep skala lingkungan dan skala kawasan.
” Penanganan kumuh dengan konsep skala lingkungan lebih banyak difokuskan kegiatannya di masing- masing Kelurahan secara terpisah. Sedangkan konsep skala kawasan, penanganan kumuh tidak dibatasi hanya pada 1 Kelurahan saja, tetapi bisa beberapa Kelurahan ditangani secara bersamaan karena punya tipikal dan permasalahan yang sama dan minimal angka kekumuhannya seluas 15 Ha,” urai Kepala Dinas Perkimtan ini.
Menurutnya, saat ini konsep penanganan kumuh skala kawasan sudah dilaksanakan di Kecamatan Kutoarjo khususnya di Kelurahan Kutoarjo dan Kelurahan Semawung Daleman melalui Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh).
” Adapun capaian penanganan perumahan dan permukiman kumuh yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Purworejo dari awalnya 11 Kelurahan masuk katagori kumuh sampai akhir tahun 2021. Sedangkan saat ini tinggal 7 Kelurahan saja yang masuk katagori kumuh, dan akan diselesaikan hingga 0 yang artinya Kota Tanpa Kumuh di Purworejo pada tahun 2023,” tegasnya.
Eko Paskiyanto menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini ada 7 Kelurahan masuk katagori kumuh, yaitu 5 Kelurahan di Kecamatan Purworejo (Mranti, Keseneng, Pangen Jurutengah, Purworejo, dan Baledono) dan 2 Kelurahan di Kecamatan Kutoarjo (Semawung Daleman dan Kutoarjo).
” Untuk mensukseskan program Kotaku, Dinas Perkimtan Purworejo melakukan kegiatan berupa perbaikan/ pembangunan saluran drainase, pembangunan IPAL, tempat sampah, gerobak sampah, dan penyelesaian kios Pesona Kuliner Kutoarjo,” terangnya.
Eko Paskiyanto menegaskan bahwa berdasarkan pengalaman penanganan perumahan dan permukiman kumuh yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Purworejo khususnya di 2 Kecamatan yaitu Purworejo dan Kutoarjo, bisa menjadi ilmu atau pengetahuan untuk mencegah terjadinya kekumuhan baru di wilayah Desa/ Kelurahan lainnya.
” Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red.) selalu berkolaborasi dengan Lembaga Peduli dan masyarakat umum untuk mencegah terjadinya kekumuhan baru,” ungkapnya.
” Saya berharap, setelah Kotaku dibangun, masyarakat ikut peduli dan ikut memiliki Kotaku. Kepedulian dari masyarakat sangat kita harapkan agar Kotaku dapat menyebar ke daerah- daerah lainnya. Kotaku bisa dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya oleh masyarakat, sehingga memberikan dampak yang sangat positif,” pungkas Eko Paskiyanto di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional